Wagub Papua Tengah Hadiri Rakor Nasional 2026 di Tangerang: Percepatan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Menuju Pendidikan Berkualitas untuk Semua

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 10:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire papedanews.com Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Papua Tengah Deinas Geley, S.Sos, M.Si menghadiri kegiatan rapat koordinasi kepala daerah revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran tahun anggaran 2026.

 

Rakor yang berlangsung di Tangerang Provinsi Banten pada hari Kamis (13/11/2025) itu dihadiri Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Wakil Menteri Fajar Riza Ul Haq, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari, Ketua Komisi X DPR RI Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, M.P.P., serta para pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemendikdasmen.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Rakor yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bersama seluruh Kepala Daerah se Indonesia itu mengusung tema “Sinergi Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” dalam rangka Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran Tahun Anggaran 2026.

 

Menurut Wagub Geley, sejumlah poin penting dibahas dalam kegiatan tersebut. Program revitalisasi sekolah merupakan prioritas nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan sekolah menjadi aman, layak, dan bermutu untuk semua, dengan target penyelesaian bertahap hingga akhir tahun 2025 dan berlanjut ke perencanaan anggaran tahun 2026.

 

“Kami sambut baik program nasional ini. Tapi kami pemerintah provinsi Papua Tengah (pak Gubernur) sudah canangkan program Sekolah Sepanjang Hari (SSH) dan mau jalankan di Papua Tengah itu sama persis yang dibicarakan dalam rakor tadi. Jadi kami di Papua Tengah sudah bergerak sebelum Kementerian (Kemendikdasmen) bicarakan,” kata Wagub Deinas Geley dibalik selularnya usai Rakor, Kamis (13/11/2025).

 

Menurut mantan Wakil Bupati Puncak Jaya ini, kondisi yang dibicarakan justru menjadi tantangan serius bagi pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan hak pendidikan yang setara bagi seluruh warga negara.

 

“Capaian yang belum 100 persen ini menunjukkan bahwa masih ada anak usia sekolah yang belum bisa mengakses satuan pendidikan,” katanya.

 

Walaupun demikian, ia menyebut pihaknya di Papua Tengah sudah mulai gencarkan program pendidikan bagi seluruh generasi muda di delapan kabupaten.

Baca Juga:  Konvoi Spontan, Respon Bijak: Polres Nabire Bangun Kepercayaan Publik Lewat Transparansi”

 

Geley menyatakan, dalam berbagai kesempatan Gubernur Meki Nawipa selalu menyatakan untuk meningkatkan IPM, pemerintah dan masyarakat perlu berkolaborasi dalam meningkatkan pelayanan kesehatan, pendidikan dan standar hidup yang layak, melalui program-program seperti layanan kesehatan yang merata, pendidikan gratis dan beasiswa, pengembangan ekonomi, serta pembangunan infrastruktur dan pemanfaatan teknologi secara efektif untuk kesetaraan.

 

Terkait hal itu, salah satu langkah untuk mendongkrak IPM, Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program pendidikan gratis.

 

Dia menyebut pendidikan gratis akan diperluas ke jenjang SD dan SMP pada tahun 2026 sebagai wujud komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pemerataan akses pendidikan.

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., menegaskan, pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah agar program revitalisasi dan digitalisasi satuan pendidikan dapat berjalan efektif.

 

“Kami mengundang para kepala daerah untuk menyampaikan masukan dan usulan agar pelaksanaan revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran tahun 2026 dapat berjalan sebaik-baiknya. Dukungan kepala daerah menjadi kunci sukses implementasi di lapangan,” ujar Mu’ti.

 

Ia menambahkan bahwa program ini tidak sekadar pembangunan fisik sekolah, tetapi juga pembenahan kualitas pembelajaran dan pemerataan akses digital bagi peserta didik di seluruh Indonesia.

 

Dalam sambutannya, Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menilai dua program besar yang dijalankan Kemendikdasmen di bawah kepemimpinan Menteri Abdul Mu’ti sejalan dengan prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto, yaitu peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan pembangunan daerah.

 

Program revitalisasi sekolah bukan hanya renovasi fisik, tetapi juga berdampak ekonomi. Ada kontraktor, pengawas, pemasok, hingga tenaga kerja lokal yang terlibat. Jadi manfaatnya meluas, tidak hanya bagi guru dan siswa, tetapi juga bagi perekonomian daerah,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
DPR Papua Tengah Nilai Pengamanan Aksi di Nabire Sangat Baik , Kapolres Nabire patut di jadikan contoh bagi Kapolres lain
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25

Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Senin, 25 Mei 2026 - 11:55

PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Berita Terbaru