DPR Papua Tengah Nilai Pengamanan Aksi di Nabire Sangat Baik , Kapolres Nabire patut di jadikan contoh bagi Kapolres lain

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 10:11

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Di tengah dinamika aksi mahasiswa yang berlangsung di Nabire, suara apresiasi muncul dari lembaga legislatif. Wakil Ketua III DPR Provinsi Papua Tengah, Bekies Sony Kogoya, menilai kepemimpinan Kapolres Nabire mampu menjaga situasi tetap kondusif sekaligus memberi ruang bagi aspirasi masyarakat.

Ia menyampaikan penilaian tersebut setelah memantau langsung jalannya aksi penyampaian aspirasi oleh mahasiswa asal Puncak di Kantor DPR Papua Tengah, Senin (27/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurut Bekies, Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, menunjukkan kepemimpinan yang bijaksana dan terukur dalam mengendalikan situasi di lapangan. Ia menilai koordinasi yang dibangun bersama seluruh unsur pengamanan berjalan efektif.

 

“Saya melihat langsung, di bawah kepemimpinan Kapolres Nabire, situasi dapat dikendalikan dengan sangat baik. Beliau menunjukkan sikap bijaksana sebagai pemimpin,” ujarnya.

 

Ia menambahkan, seluruh rangkaian aksi berlangsung aman dan tertib meskipun sempat muncul dinamika di lapangan. Namun, aparat mampu merespons dengan cepat sehingga tidak terjadi eskalasi yang lebih luas.

 

“Aksi berjalan tertib, tidak terjadi benturan besar. Semua dapat dikendalikan dengan baik,” katanya.

 

Lebih lanjut, Bekies menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran keamanan yang telah bekerja maksimal, termasuk dalam mengoordinasikan pengamanan di lapangan hingga situasi tetap aman.

 

“Atas nama masyarakat dan pimpinan DPR, kami menyampaikan terima kasih atas upaya yang dilakukan aparat dalam menjaga stabilitas daerah,” tegasnya.

Baca Juga:  Komisi I DPR Papua Tengah Tegaskan Mimika Berada di Papua Tengah, Bukan Lagi Papua

 

 

 

Di sisi lain, DPR Papua Tengah menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan mahasiswa. Bekies menjelaskan bahwa lembaganya akan membentuk panitia khusus (pansus) guna mengkaji secara mendalam tuntutan tersebut.

 

Selanjutnya, DPR akan membawa hasil kajian itu ke tingkat pusat melalui kementerian dan komisi terkait di Jakarta.

 

“Kami akan bentuk pansus, kemudian membawa aspirasi ini ke pemerintah pusat agar mendapat perhatian serius,” jelasnya.

 

Ia juga menyoroti pentingnya pendekatan yang tepat dalam penanganan konflik di Papua.

 

Menurutnya, aparat harus mampu membedakan masyarakat sipil dengan kelompok bersenjata agar tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.

 

“Kami minta aparat benar-benar membedakan masyarakat sipil dengan kelompok bersenjata di lapangan. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” ujarnya.

 

Bekies menilai, ketidakakuratan dalam penanganan dapat memicu reaksi publik, termasuk aksi demonstrasi di berbagai daerah. Oleh karena itu, ia mendorong evaluasi menyeluruh terhadap pola pendekatan keamanan.

 

“Jika tidak ditangani dengan tepat, dampaknya akan meluas dan memicu aksi di berbagai tempat,” katanya.

 

Menutup pernyataannya, ia menegaskan bahwa DPR Papua Tengah akan terus mengawal aspirasi masyarakat sekaligus mendorong solusi yang adil dan berimbang.

 

“Ini menjadi bagian dari evaluasi bersama agar ke depan penanganan lebih tepat dan tidak menimbulkan konflik baru,” tutupnya.

Berita Terkait

Mirago Jadi Sorotan, Satgas PKH Ditantang Bertindak Tegas terhadap Dugaan Tambang Emas Skala Besar
DPRK intan jaya meminta pihak dukcapil intan jaya segera mengatasi 40 pelajar yang mengalami kesulitan dalam sistem perekaman KTP dan KK
Dukung Program Gubernur, Dinkes Papua Tengah Gelar OJT di Paniai
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Meki Nawipa Undang Persipura ke Nabire Usai Gagal Promosi, Ini Alasannya
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:53

Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru