Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

- Penulis

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILAGA, Papedanews.com Kepala Suku Besar Dani Kabupaten Puncak, Abelom Kogoya, memberikan himbauan kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Puncak. Himbauan tersebut disampaikan saat berada di Pasar Tradisional Ilaga, Kamis (28/5/2026).

 

Himbauan ditujukan kepada masyarakat yang sedang berjualan maupun membeli hasil kebun di pasar tradisional agar tetap menjaga situasi kamtibmas demi mendukung pembangunan di Kabupaten Puncak.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Dalam penyampaiannya, Abelom Kogoya mengatakan bahwa keamanan merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Menurutnya, pembangunan yang saat ini berjalan di Kabupaten Puncak harus dijaga agar dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga:  MUI Papua Tengah Dukung “Jihad Ekonomi” untuk Kedaulatan Pangan dan Energi

 

Ia juga menyinggung kunjungan Gubernur Papua Tengah ke Kabupaten Puncak pada 25 Mei 2026 yang turut menyampaikan harapan agar pembangunan jalan dapat dilanjutkan hingga Distrik Sinak dan Distrik Beoga.

 

“Semua bangunan dan fasilitas yang ada di Kabupaten Puncak ini milik bersama masyarakat Puncak dan tidak bisa dibawa keluar dari daerah ini, sehingga harus dijaga bersama-sama agar tetap aman,” ujar Abelom Kogoya.

 

Dengan adanya himbauan tersebut, diharapkan masyarakat Kabupaten Puncak dapat terus menjaga keamanan dan mendukung seluruh proses pembangunan agar berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif.

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya
Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru