Sejarah Baru di Papua Tengah, Matahari Difable Centre Nabire Resmi Dibuka sebagai Pusat Rujukan Inklusi Pertama di Tanah Papua

- Penulis

Selasa, 10 Februari 2026 - 02:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah PAPEDANEWS.COM Matahari Difable Centre Nabire resmi dibuka pada Sabtu, 7 Februari 2026, menandai tonggak sejarah baru bagi dunia pendidikan dan layanan kemanusiaan di Tanah Papua.

Lembaga ini menjadi pusat layanan pertama dan satu-satunya di Papua yang mengintegrasikan terapi medis klinis dengan sistem pendidikan inklusi bagi anak berkebutuhan khusus (ABK).

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pusat layanan ini dipelopori oleh Maria Yetiasaputri Kapitarauw, S.Sos., M.M., AWP, praktisi manajemen sekaligus aktivis sosial kemanusiaan, yang menilai kehadiran fasilitas khusus bagi anak difabel di Papua Tengah merupakan kebutuhan mendesak.

 

Selama ini, banyak keluarga di Nabire dan wilayah sekitarnya harus keluar daerah bahkan keluar pulau untuk mendapatkan layanan terapi bagi anak-anak mereka.

 

“Matahari Difable Centre hadir untuk menjawab kerinduan orang tua di Papua. Kami bukan hanya sekolah atau tempat terapi, tetapi pusat rujukan. Kami siap mendampingi sekolah reguler di Nabire dan sekitarnya dalam melayani siswa disabilitas,” ujar Maria dalam sambutannya.

 

Matahari Difable Centre menawarkan layanan terpadu yang mencakup terapi medis, pendidikan inklusi, serta pemberdayaan vokasi bagi penyandang disabilitas.

Baca Juga:  DPRK Intan Jaya Bahas Raperda RPJMD 2025–2029, Fokus pada Kepentingan Masyarakat

 

Fasilitas utama yang tersedia antara lain pusat terapi terpadu yang meliputi terapi wicara, terapi okupasi, sensori integrasi, dan akupunktur, sekolah inklusi dan Sekolah Luar Biasa (SLB) Matahari, serta Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Mudamudi Papua Hebat untuk remaja difabel dan anak putus sekolah.

 

Dengan kehadiran pusat layanan ini, Matahari Difable Centre mengajak seluruh institusi pendidikan, instansi pemerintah, dan masyarakat untuk bersinergi membangun sistem pendidikan inklusif di Papua Tengah. Ke depan, lembaga ini diproyeksikan menjadi laboratorium inklusi, tempat guru-guru sekolah umum dapat belajar penanganan anak berkebutuhan khusus sesuai standar nasional.

 

Matahari Difable Centre berlokasi di Ruko Kelapa Dua Blok 150, Kalibobo, Nabire, dan berada di bawah naungan Yayasan Peduli Difabel Nabire.

 

Lembaga ini berkomitmen menciptakan lingkungan inklusif melalui pendekatan pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi bagi penyandang disabilitas di Papua.

 

“Tidak boleh ada anak Papua yang tertinggal hanya karena mereka berbeda,” tegas Maria.

Berita Terkait

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?
BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay
Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga
PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI
Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua
DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih
Berita ini 132 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:55

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15

BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25

Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Berita Terbaru