DPRK Intan Jaya Bahas Raperda RPJMD 2025–2029, Fokus pada Kepentingan Masyarakat

- Penulis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 09:22

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Intan Jaya, Papua Tengah papedanews.com- 22 Agustus 2025 – Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Intan Jaya melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) mulai merampungkan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029.

Sekretaris Bapemperda DPRK, Aljono Bagau, A.Md. Sos, menjelaskan bahwa pembahasan dilakukan secara maraton bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), dengan menyoroti empat bab dan sejumlah pasal penting.

“Sebelum seluruh pasal disetujui, Bappeda akan menjabarkan serta memastikan seluruh usulan anggota Bapemperda bisa terakomodir. Masukan dari anggota dewan, baik dalam pasal maupun lampiran, juga akan ditampilkan untuk menjadi bagian dari RPJMD final,” ujar Aljono Bagau.

Politisi Partai Perindo ini menegaskan, tahapan selanjutnya setelah pembahasan adalah penyampaian hasil dalam rapat paripurna. Setelah itu, dokumen akan dievaluasi oleh Pemprov provinsi Papua Tengah sebelum ditetapkan menjadi Peraturan Daerah (Perda).

“Setelah selesai, baru kita paripurnakan dan dibawa ke Kemendagri untuk direview. Barulah siap dijadikan Perda dan menjadi landasan hukum pembangunan daerah selama lima tahun ke depan,” terangnya.

Selanjutnya ia berharap, RPJMD ini benar-benar menjadi payung hukum yang dapat menjadi acuan Pemerintah Daerah dalam menyusun program maupun kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

“Tentunya, RPJMD ini disusun atas dasar kenyamanan, kesejahteraan, dan kepentingan keberpihakan untuk masyarakat luas di kab Intan Jaya,” pungkasnya.
( papedanews )

Berita Terkait

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah
Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
Berita ini 232 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:10

Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Berita Terbaru