Kepala Suku Besar Meepago Imbau Masyarakat Jelang 1 Desember: Hindari Provokasi, Jaga Keamanan, dan Waspadai Aksi Kriminal

- Penulis

Minggu, 30 November 2025 - 14:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Menjelang tanggal 1 Desember 2025, Kepala Suku Besar Wilayah Meepago, Provinsi Papua Tengah, Melkias Keiya, mengeluarkan imbauan resmi kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan, ketertiban umum, dan menghindari segala bentuk provokasi dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Melalui penyampaian resmi yang diterima redaksi, Melkias Keiya menekankan bahwa situasi jelang 1 Desember kerap dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk melakukan penggalangan massa tanpa izin hukum, yang pada akhirnya dapat memicu ketidakstabilan dan mengganggu Kamtibmas di wilayah Meepago.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hindari Panitia atau Korlap Ilegal yang Berpotensi Memprovokasi

 

Dalam seruannya, Melkias Keiya meminta masyarakat agar menjauh dan menghindari panitia atau koordinator lapangan (korlap) yang tidak memiliki legalitas hukum dalam menyelenggarakan kegiatan, terutama yang berkaitan dengan peringatan 1 Desember.

 

> “Masyarakat harus waspada. Jangan mudah percaya atau ikut ajakan pihak-pihak yang tidak jelas asal-usulnya. Mereka berpotensi memprovokasi situasi dan dapat membahayakan keselamatan masyarakat itu sendiri,” tegas Melkias Keiya.

 

Ia menegaskan bahwa keselamatan rakyat harus menjadi prioritas, serta mengingatkan bahwa segala bentuk kegiatan yang tidak mengantongi izin resmi berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan gangguan keamanan.

 

Peringatan untuk Pengendara Motor di Jalur Trans Nabire–Ilaga

 

Melkias Keiya juga memberikan perhatian khusus pada jalur Trans Nabire–Ilaga, yang merupakan salah satu kawasan rawan gangguan Kamtibmas. Ia mengimbau seluruh pengendara motor, terutama yang beraktivitas pada pagi dan sore hari, untuk meningkatkan kewaspadaan.

 

Menurutnya, gangguan keamanan sering terjadi di beberapa titik tertentu, sehingga masyarakat diminta menghindari perjalanan malam hari apabila tidak memiliki urusan mendesak.

 

Baca Juga:  APPSI Periode 2025-2029 Resmi Dikukuhkan Wamendagri, Gubernur Papua Tengah Jadi Korwil Indonesia Timur

> “Keselamatan diri adalah hal yang sangat penting. Saya minta masyarakat tetap fokus dan waspada, terutama di jalur Trans Nabire–Ilaga yang sering menjadi titik perhatian,” ujarnya.

 

Antisipasi Kriminalitas: Batasi Aktivitas Malam di Kota Nabire

 

Selain itu, Kepala Suku Besar Meepago juga menyoroti meningkatnya tindak kriminal seperti pencurian dan begal menjelang tanggal 1 Desember. Untuk itu, masyarakat Kota Nabire diminta membatasi aktivitas keluar-masuk rumah melebihi pukul 19.00–20.00 WIT.

 

Langkah ini, menurutnya, penting untuk meminimalisasi risiko masyarakat menjadi korban kejahatan akibat meningkatnya aktivitas kriminal pada jam-jam rawan.

 

> “Keluarga harus saling mengingatkan untuk menjaga keamanan rumah masing-masing. Situasi menjelang tanggal penting seperti ini harus dihadapi dengan kewaspadaan penuh,” ungkapnya.

 

Ajak Masyarakat Tetap Tenang dan Tidak Terpengaruh Isu

 

Dalam pernyataan penutupnya, Melkias Keiya mengajak seluruh masyarakat Meepago untuk tetap tenang, tidak terprovokasi isu-isu liar, serta menjaga persatuan dan kedamaian di wilayah masing-masing.

 

Ia menegaskan bahwa stabilitas keamanan hanya dapat terwujud melalui kerja sama dan sikap saling menjaga antarwarga.

 

> “Kita harus menghadapi situasi ini dengan bijak, dewasa, dan tetap menjaga keharmonisan. Mari lindungi keluarga, kampung, dan wilayah Meepago dari gangguan yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.

 

Tentang Kepala Suku Besar Meepago

 

Melkias Keiya merupakan Kepala Suku Besar Wilayah Meepago Provinsi Papua Tengah yang telah dipercaya masyarakat serta dibekali legitimasi adat dan sosial untuk memberikan arahan keamanan. Ia aktif menyampaikan pesan moral, kewaspadaan sosial, dan imbauan kamtibmas dalam rangka melindungi masyarakat adat Meepago dari berbagai bentuk ancaman.

Berita Terkait

Kerukunan suku Nayak gelar bakti sosial perkuat struktur organisasi adat dan memperkokoh hubungan sosial
Ketua HIPMI Papua Tengah Apresiasi Program Pendidikan Gratis: “Langkah Nyata Mewujudkan Generasi Emas Papua Tengah”
Anggota DPRK Robi Douw Apresiasi kinerja Kapolres Nabire serta seluruh jajaran kepolisian resor Nabire
Polres nabire ungkap kasus pencurian motor, Empat pelaku di Ringkus lima belas motor Di Amankan
Piluhnya Tragedi Kemanusiaan: Hamba Tuhan Yulianus Pugiye Dibakar Hidup-Hidup di Tanah Kamoro.
Belum ada ganti rugi, pemilik hak Ulayat palang pekerjaan jalan utama menuju kantor gubernur Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Apresiasi Kinerja Polres Nabire Jaga Keamanan Jelang Natal
Dua Bulan Hilang, Motor Warga Nabire Berhasil Ditemukan Polres Nabire
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:24

Momentum Hari Anti Korupsi Sedunia, Polres Nabire Tuntaskan Kasus Korupsi PLTS Distrik Moora: Negara Rugi Rp 785 Juta

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:56

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Ditetapkan Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:06

PCNU Nabire Siap Gelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU Angkatan Pertama

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:26

Penyaluran Beras SPHP-FIS Diluncurkan Serentak di Polda Papua Tengah

Senin, 8 Desember 2025 - 06:21

Tokoh Pemuda Mamberamo, Simeon Yadeu, Imbau Warga Waroki Jaga Kondusifitas Menjelang Natal dan Tahun Baru

Senin, 8 Desember 2025 - 06:08

Ucapan terimakasih kepala suku Dani atas bantuan usaha ternak babi dari presiden Prabowo

Senin, 8 Desember 2025 - 05:51

Tokoh Pemuda Memberamu menyambut naik bantuan dari pemerintahan pusat, ucapan terimakasih

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:15

PKS Nabire Beri Tali Asih Sembako, Wujud Solidaritas kepada Yayasan Difabel Papua Tengah

Berita Terbaru