Polres Nabire Tegaskan Voice Note Larangan Keluar Rumah adalah Hoaks

- Penulis

Rabu, 11 Juni 2025 - 09:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanew.com Sebuah pesan suara yang mengatasnamakan Kapolres dan Dandim 1705 Nabire, berisi larangan keluar rumah bagi warga, beredar luas melalui aplikasi WhatsApp. Dalam rekaman berdurasi sekitar 50 detik itu, warga diimbau untuk tetap berada di rumah mulai sore hingga malam hari, dan tidak membuka pintu jika ada yang mengetuk.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiraru, S.I.K. membantah kebenaran pesan tersebut dan menegaskan bahwa voice note itu adalah informasi palsu (hoaks).

Baca Juga:  Ini Penjelasan Kapolres Nabire terkait kerusuhan di pasar malam Taman Gisi

>Voice note yang berisi imbauan atas nama saya dan Dandim Nabire adalah bohong,” tegasnya, Rabu (11/6/2025).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas sumbernya.

>Penyebaran hoaks semacam ini bisa menimbulkan keresahan dan mengganggu stabilitas keamanan,” ujarnya.

Polres Nabire kini tengah berkoordinasi dengan aparat terkait untuk menyelidiki dan mengungkap pelaku penyebar pesan tersebut.

Papedanews 

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah: Hak Tenaga Kesehatan Harus Dipulihkan, Kasus RSUD Nabire Wajib Dituntaskan
Dugaan Korupsi RSUD Nabire Masuk Tahap Perhitungan Kerugian Negara
LAKRI Papua Tengah Lakukan Sidak ke BGN, Tegaskan Pengawasan Anggaran Gizi Demi Cegah Penyimpangan
Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga
Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas
Berita ini 104 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru