Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 10:13

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE Papua Tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) terus bergerak cepat memastikan terjaminnya ketersediaan layanan dan fasilitas kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Intan Jaya. Pada Senin pagi, Dinkes Provinsi telah menerbangkan sebanyak 11 koli logistik kesehatan berupa obat-obatan dan Bahan Medis Habis Pakai (BMHP) menuju Sugapa.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah, dr. Agus, menyampaikan bahwa pendistribusian ini diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan di beberapa puskesmas dan fasilitas kesehatan di Sugapa selama kurun waktu tertentu. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Pemprov secara terencana dalam merespons kebutuhan layanan kesehatan di daerah.

“Sesuai dengan instruksi Bapak Gubernur, kami terus melakukan pengawasan dan koordinasi pergerakan logistik secara intensif. Bantuan obat-obatan dan BMHP yang sebelumnya telah diamankan di gudang kargo, hari ini telah resmi diberangkatkan dari Nabire pada pukul 08.05 WIT dan dipastikan segera tiba di Sugapa,” ujar dr. Agus.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengiriman 11 koli logistik hari ini merupakan kelanjutan dari intervensi kesehatan sebelumnya. Sebagai langkah tanggap darurat awal, Instalasi Farmasi Provinsi Papua Tengah telah lebih dulu mendistribusikan bantuan tahap pertama yang berfokus pada kebutuhan esensial, seperti cairan infus dan obat-obatan dasar.

Terkait rencana pengerahan tim medis langsung ke Sugapa, Dinkes Provinsi Papua Tengah memastikan jajarannya masih dalam kondisi siap siaga.

“Tim Dinkes Provinsi saat ini dalam posisi standby. Kami terus bersiaga dan berkoordinasi untuk menunggu rekomendasi keamanan serta petunjuk lebih lanjut sebelum tim diturunkan ke lapangan,” tambahnya.

Melalui upaya proaktif ini, Pemprov Papua Tengah berharap dukungan logistik kesehatan yang telah dikirimkan dapat segera dimanfaatkan secara maksimal, sehingga pelayanan kesehatan bagi masyarakat Intan Jaya dapat terus berjalan optimal dan berkesinambungan. (*)

Berita Terkait

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru