Nabire Papua Tengah papedanews.com Ketua DPW PPP Provinsi Papua, Freny Anouw, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh beredarnya kembali sebuah video lama yang menampilkan Gubernur Papua Tengah. Menurutnya, video tersebut sengaja disebarluaskan kembali untuk membangun opini negatif dan memicu kebencian terhadap kepala daerah.
Pernyataan itu disampaikan Freny pada Senin (6/7/2026). Ia menegaskan masyarakat tidak boleh serta-merta menyalahkan Gubernur Papua Tengah atas berbagai persoalan yang terjadi di wilayah tersebut, terlebih hanya berdasarkan potongan video yang telah lama beredar.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beberapa hari ini video Bapak Gubernur disebarkan ke mana-mana, bahkan hingga ke pesan pribadi. Saya tegaskan bahwa video tersebut merupakan video lama. Jangan mudah menanggapi penyebaran video itu karena ada unsur politik dan iri hati yang bertujuan membangun kebencian terhadap Gubernur Papua Tengah,” ujar Freny.
Menurut Freny, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Ia mengimbau agar setiap informasi terlebih dahulu diverifikasi sebelum dipercaya atau disebarluaskan, sehingga tidak memicu kesalahpahaman maupun perpecahan di tengah masyarakat.
Freny juga mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022, Provinsi Papua Tengah terdiri atas delapan kabupaten, yakni Nabire, Puncak Jaya, Paniai, Mimika, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya, dan Deiyai.
Ia berharap seluruh masyarakat Papua Tengah tetap menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi daerah tetap aman, damai, dan kondusif.



















