Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

- Penulis

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Ketua DPW PPP Provinsi Papua, Freny Anouw, mengajak masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh beredarnya kembali sebuah video lama yang menampilkan Gubernur Papua Tengah. Menurutnya, video tersebut sengaja disebarluaskan kembali untuk membangun opini negatif dan memicu kebencian terhadap kepala daerah.

 

Pernyataan itu disampaikan Freny pada Senin (6/7/2026). Ia menegaskan masyarakat tidak boleh serta-merta menyalahkan Gubernur Papua Tengah atas berbagai persoalan yang terjadi di wilayah tersebut, terlebih hanya berdasarkan potongan video yang telah lama beredar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Beberapa hari ini video Bapak Gubernur disebarkan ke mana-mana, bahkan hingga ke pesan pribadi. Saya tegaskan bahwa video tersebut merupakan video lama. Jangan mudah menanggapi penyebaran video itu karena ada unsur politik dan iri hati yang bertujuan membangun kebencian terhadap Gubernur Papua Tengah,” ujar Freny.

Baca Juga:  Mr Lee Warga negara asing biang kerok perusak hutan, pemilik hak Ulayat di bodohi

 

Menurut Freny, masyarakat perlu lebih bijak dalam menyikapi setiap informasi yang beredar, khususnya di media sosial. Ia mengimbau agar setiap informasi terlebih dahulu diverifikasi sebelum dipercaya atau disebarluaskan, sehingga tidak memicu kesalahpahaman maupun perpecahan di tengah masyarakat.

 

Freny juga mengingatkan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2022, Provinsi Papua Tengah terdiri atas delapan kabupaten, yakni Nabire, Puncak Jaya, Paniai, Mimika, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya, dan Deiyai.

 

Ia berharap seluruh masyarakat Papua Tengah tetap menjaga persatuan, memperkuat kebersamaan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Menurutnya, dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga situasi daerah tetap aman, damai, dan kondusif.

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 88 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:53

Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru