Wakil Ketua III DPR Papua Tengah: Hak Tenaga Kesehatan Harus Dipulihkan, Kasus RSUD Nabire Wajib Dituntaskan

- Penulis

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:42

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Wakil Ketua III DPR Papua Tengah, Sony Kogoya, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri Nabire yang terus melakukan proses penyelidikan terhadap dugaan penyimpangan pengelolaan keuangan dan pelayanan di RSUD Nabire yang selama ini menjadi perhatian publik.

 

Menurut Sony Kogoya, kasus yang sedang ditangani aparat penegak hukum tersebut bukanlah persoalan baru. Berbagai data, dokumen, serta keterangan saksi telah dikumpulkan dan diperiksa dalam proses yang berjalan selama ini.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kasus ini bukan kasus baru. Berbagai data dan bukti sudah ada, sejumlah saksi juga telah diperiksa. Karena itu kami berharap proses hukum yang sedang berjalan dapat dituntaskan secara profesional dan transparan hingga menemukan pihak-pihak yang bertanggung jawab,” ujar Sony Kogoya, Selasa.

 

Ia menegaskan, apabila dalam proses penyelidikan telah ditemukan adanya indikasi kerugian negara maupun pelanggaran terhadap hak-hak tenaga kesehatan, maka proses hukum harus terus dilanjutkan sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Kami melihat persoalan ini sudah sangat jelas menjadi perhatian masyarakat. Ada dugaan kerugian negara, kemudian ada hak-hak dokter, perawat, dan tenaga kesehatan yang selama ini dipersoalkan karena belum terpenuhi. Semua ini harus dibuka secara terang agar masyarakat mendapatkan kepastian,” katanya.

 

Sony mengungkapkan bahwa selama ini banyak tenaga kesehatan maupun masyarakat yang datang mempertanyakan perkembangan kasus tersebut kepada DPR Papua Tengah. Oleh sebab itu, pihaknya berharap Kejaksaan dapat bekerja secara serius dan independen untuk mengungkap fakta-fakta yang ada.

Baca Juga:  Paola S. Pakage Dan Tokoh Perempuan Deiyai Tolak Hasil Musyawarah Calon DPRK Distrik Tigi

 

“Dokter, perawat, dan tenaga kesehatan terus mempertanyakan perkembangan kasus ini. Karena itu kami mengapresiasi Kejaksaan yang mulai membuka proses penyelidikan secara lebih jelas. Harapan kami, kasus ini benar-benar dituntaskan sehingga semua pihak yang merasa dirugikan memperoleh keadilan,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, Sony menilai penyelesaian kasus tersebut penting demi menjaga kualitas pelayanan kesehatan di RSUD Nabire yang menjadi rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah.

 

“RSUD Nabire merupakan salah satu fasilitas kesehatan utama yang melayani masyarakat Papua Tengah. Karena itu pelayanan kesehatan harus tetap berjalan baik, hak-hak tenaga kesehatan harus dipenuhi, dan seluruh sarana pendukung pelayanan kepada masyarakat harus terjamin,” katanya.

 

Atas nama masyarakat Papua Tengah, Sony Kogoya juga menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang telah melakukan pengawasan dan penelusuran terhadap persoalan tersebut.

 

“Kami mewakili masyarakat Papua Tengah mengapresiasi langkah Kejaksaan dan BPK. Harapan kami kasus ini dapat diselesaikan hingga tuntas agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak dan tidak terulang kembali di masa mendatang. Yang paling penting adalah pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kadin Papua Tengah Apresiasi Program Sekolah Gratis, Nilai Janji Politik Meki Nawipa Terealisasi
Akses jalan menuju pembangunan kantor gubernur Papua Tengah di Palang , Roby douw minta penyelesaian ganti rugi hak Ulayat di bayarkan
Roby Douw Palang Akses Material Pembangunan ke Kawasan Pemprov Papua Tengah, Tuntut Penyelesaian Ganti Rugi Hak Ulayat
Tokoh perempuan Maria Erari Minta Pemkab Nabire Kaji Ulang Kebijakan Ganjil-Genap Pembelian BBM Bersubsidi
Dugaan Korupsi RSUD Nabire Masuk Tahap Perhitungan Kerugian Negara
LAKRI Papua Tengah Lakukan Sidak ke BGN, Tegaskan Pengawasan Anggaran Gizi Demi Cegah Penyimpangan
Kepala Suku Damal Apresiasi Bantuan Pemerintah Pusat atas Perbaikan Motor yang Terbengkalai Sejak Februari 2026
Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:09

Kadin Papua Tengah Apresiasi Program Sekolah Gratis, Nilai Janji Politik Meki Nawipa Terealisasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:42

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah: Hak Tenaga Kesehatan Harus Dipulihkan, Kasus RSUD Nabire Wajib Dituntaskan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:36

Akses jalan menuju pembangunan kantor gubernur Papua Tengah di Palang , Roby douw minta penyelesaian ganti rugi hak Ulayat di bayarkan

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:25

Roby Douw Palang Akses Material Pembangunan ke Kawasan Pemprov Papua Tengah, Tuntut Penyelesaian Ganti Rugi Hak Ulayat

Selasa, 23 Juni 2026 - 09:52

Tokoh perempuan Maria Erari Minta Pemkab Nabire Kaji Ulang Kebijakan Ganjil-Genap Pembelian BBM Bersubsidi

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:40

LAKRI Papua Tengah Lakukan Sidak ke BGN, Tegaskan Pengawasan Anggaran Gizi Demi Cegah Penyimpangan

Kamis, 18 Juni 2026 - 10:31

Kepala Suku Damal Apresiasi Bantuan Pemerintah Pusat atas Perbaikan Motor yang Terbengkalai Sejak Februari 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 12:55

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?

Berita Terbaru