Ketua komisi II DPRPT Paulus Mote Meledak: Stop Pembongkaran Jalan Semau Kalian! Alam Papua Tengah Bukan Korban Pembangunan!”

- Penulis

Sabtu, 1 November 2025 - 23:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Ketua Komisi II DPR Papua Tengah, Paulus Mote, melontarkan kecaman keras atas maraknya pembongkaran dan pembukaan jalan baru di delapan kabupaten tanpa prosedur yang jelas. Menurutnya, tindakan itu bukan sekadar proyek pembangunan — melainkan penghancuran terencana terhadap lingkungan hidup yang akan membayar mahal generasi mendatang

 

“Cukup! Tidak boleh lagi ada keputusan pembangunan jalan yang diambil sendiri-sendiri tanpa keterbukaan. Kalau proyek itu berpotensi merusak lingkungan, wajib melalui kajian AMDAL dan melibatkan masyarakat,” tegasnya

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia mengingatkan bahwa pembongkaran yang berlangsung masif menggerus habitat flora dan fauna endemik Papua Tengah, merusak sumber mata pencaharian masyarakat adat, dan mengikis kualitas hidup yang selama ini masih terlindungi. “Kita tidak sedang berbicara soal urusan teknis semata — ini soal kelangsungan hidup ekosistem dan hak generasi mendatang,” ujarnya.

 

Paulus menuntut langkah konkret:

Moratorium sementara atas pembongkaran jalan baru sampai kajian lingkungan lengkap disajikan;

Baca Juga:  KEPALA SUKU MAJAPAHIT HADIRI SYUKURAN HUT KE-54 KELURAHAN GIRIMULYO

 

Sosialisasi publik yang transparan dan keterlibatan penuh masyarakat terdampak;

 

Audit lingkungan dan tata ruang terhadap proyek-proyek yang sudah berjalan;

 

Sanksi administratif kepada pihak yang mengabaikan kewajiban hukum dan prosedur lingkungan.

 

Ia juga menegaskan bahwa AMDAL bukan pilihan kosong: ia adalah kewajiban hukum yang diatur dalam Undang-Undang No. 32 Tahun 2009, PP No. 27 Tahun 2012, dan Permen LHK No. 4 Tahun 2021. “Jika kita mengabaikan aturan itu, kita sedang menukar masa depan dengan proyek jangka pendek. Siapa yang mau bertanggung jawab pada anak cucu kita?” tegasnya.

 

Penutup pesan Paulus menyuarakan peringatan keras bagi para kepala daerah: bangunlah dengan hati nurani dan tanggung jawab ekologis — bukan atas nama kecepatan atau kepentingan sesaat. “Alam memberi kita kehidupan dan keindahan; merusaknya berarti merampas masa depan. Pemerintah wajib menjaga, bukan menghancurkan,” tutupnya.

Berita Terkait

Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Pernyataan Korwil BGN Tuai Sorotan, Mitra SPPG 01 Seriwini Bantah Keras dan Ungkap Fakta Lapangan
Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Praktik 303 di Paniai, Polisi Bungkam Saat Dikonfirmasi
Rute Baru Batik Air Ambon–Nabire Mulai 23 April 2026, Akses Papua Tengah Kian Terbuka
Dari Lapangan ke Harapan, Persipani Paniai Juara Liga 4 Papua Tengah
Berita ini 119 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:52

Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:19

ini kronologis pesawat Sriwijaya air Teck off malam hari di bandara douw aturure, salah satu penumpang Protes Layanan dan Kompensasi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 15:46

Padukan Silaturahmi dan Konsolidasi, Ketua PCNU Nabire Safari Halal Bi Halal ke Dua Distrik

Senin, 23 Maret 2026 - 14:38

Dugaan Keterlibatan Oknum Aparat dalam Praktik 303 di Paniai, Polisi Bungkam Saat Dikonfirmasi

Berita Terbaru