Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Tengah, Alexander Gobay, mengapresiasi program sekolah gratis yang dijalankan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti nyata terealisasinya salah satu janji politik Meki Nawipa kepada masyarakat.
Alexander menilai program sekolah gratis merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Papua Tengah. Kebijakan ini, kata dia, tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga meringankan beban ekonomi keluarga.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program sekolah gratis ini sangat membantu orang tua karena biaya pendidikan tidak lagi menjadi beban utama. Dengan demikian, anak-anak Papua memiliki kesempatan yang lebih besar untuk terus bersekolah dan meraih cita-cita,” ujar Alexander Gobay.
Ia menegaskan, implementasi program sekolah gratis menunjukkan komitmen Gubernur Meki Nawipa dalam memenuhi janji politiknya kepada masyarakat Papua Tengah, khususnya di sektor pendidikan. Alexander berharap komitmen tersebut terus dijaga melalui berbagai program yang berpihak pada peningkatan kualitas SDM.
Pada 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah memperluas program sekolah gratis hingga jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP), setelah sebelumnya membebaskan biaya pendidikan bagi siswa SMA/SMK. Melalui kebijakan ini, pemerintah menargetkan peningkatan akses pendidikan, penurunan angka putus sekolah, serta peningkatan kualitas SDM di delapan kabupaten di Papua Tengah.
Selain itu, Alexander mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mendukung program tersebut agar dapat berjalan secara berkelanjutan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat akan memperkuat pembangunan sektor pendidikan di Papua Tengah.
“Kualitas pendidikan akan menentukan kemajuan Papua Tengah di masa depan. Karena itu, semua pihak perlu mendukung program sekolah gratis agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anak-anak Papua Tengah,” tutupnya.





















