Akses jalan menuju pembangunan kantor gubernur Papua Tengah di Palang , Roby douw minta penyelesaian ganti rugi hak Ulayat di bayarkan

- Penulis

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:36

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Seorang pemilik hak ulayat, Roby Douw, melakukan aksi pemalangan terhadap akses pengangkutan material bangunan yang menuju kawasan Kantor Pemerintah Provinsi Papua Tengah di Kaladiri, Kabupaten Nabire, sebagai bentuk protes atas belum terselesaikannya pembayaran ganti rugi lahan yang terdampak pembangunan jalan menuju kompleks perkantoran tersebut.

 

Menurut Roby Douw, aksi pemalangan dilakukan karena hingga saat ini persoalan ganti rugi yang berkaitan dengan pembangunan jalan menuju kawasan Pemerintah Provinsi Papua Tengah belum mendapatkan penyelesaian yang jelas dari pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menjelaskan bahwa pembangunan jalan yang menjadi akses menuju kawasan perkantoran provinsi tersebut merupakan bagian dari proyek yang melintasi wilayah hak ulayat miliknya. Namun, hingga kini pembayaran hak-haknya sebagai pemilik ulayat belum direalisasikan.

 

“Sudah beberapa tahun kami menunggu penyelesaian. Janji demi janji sudah diberikan, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan terkait pembayaran ganti rugi. Karena itu saya mengambil langkah untuk memalang akses material bangunan yang menuju kawasan Pemprov Papua Tengah,” ujar Roby Douw.

 

Roby mengaku sempat berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum (PU) terkait perkembangan proyek tersebut. Dari komunikasi yang dilakukan, ia memperoleh informasi bahwa pekerjaan jalan tersebut belum dapat dilanjutkan karena masih terdapat persoalan yang belum diselesaikan, termasuk terkait ganti rugi.

Baca Juga:  APBD Papua Tengah 2025 Surplus Rp345 Miliar, Pendapatan Daerah Lampaui Target

 

Menurutnya, selama hak-hak masyarakat adat yang terdampak pembangunan belum diselesaikan, maka aktivitas pengangkutan material bangunan menuju kawasan perkantoran provinsi akan tetap dihentikan.

 

“Sebelum ada penyelesaian yang jelas mengenai ganti rugi dan hak ulayat, saya akan tetap melakukan pemalangan terhadap material yang dibawa ke kawasan Pemprov Papua Tengah melalui jalur tersebut,” tegasnya.

 

Roby berharap Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama instansi teknis terkait dapat segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan persoalan tersebut agar tidak menghambat aktivitas pembangunan maupun menimbulkan konflik berkepanjangan di tengah masyarakat.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Provinsi Papua Tengah maupun instansi terkait mengenai tuntutan yang disampaikan oleh Roby Douw.

 

Pemerintah diharapkan dapat memberikan penjelasan dan solusi atas persoalan tersebut guna menghindari terhambatnya proses pembangunan di kawasan pusat pemerintahan provinsi.

Berita Terkait

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?
Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah
Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat
Secangkir Kopi, Sejuta Inspirasi: Wartawan Nabire Bertukar Pikiran di Cafe DC
Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Berita ini 346 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Rabu, 2 September 2026 - 11:22

Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah

Rabu, 2 September 2026 - 01:40

Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Berita Terbaru