Tangis untuk E.T., Harapan untuk Keadilan: Keluarga Resmi Lapor Polisi Didampingi DPRK Nabire

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 12:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Dalam duka yang belum reda, keluarga kecil di Nabire menunjukkan kekuatan yang luar biasa: keberanian menuntut keadilan untuk buah hati mereka. E.T., bocah berseragam SD yang ditemukan tak bernyawa di Pantai PLTMG Kalibobo, menjadi simbol bahwa setiap anak berhak atas perlindungan dan keadilan. Hari ini, Senin (4/8), keluarga korban secara resmi melaporkan kasus tersebut ke Polres Nabire.

Laporan dibuat langsung di ruang SPKT Polres Nabire dengan suasana penuh haru. Mereka tidak sendiri. Hadir mendampingi, Anggota DPRK Nabire Komisi A, Priskila Dina Misiro, S.Pi, yang menyatakan bahwa pendampingan ini adalah bentuk tanggung jawab moral lembaga legislatif terhadap perlindungan anak di wilayah Papua Tengah.

“Saya hadir sebagai wakil rakyat, dan sebagai ibu juga. Ini bukan sekadar laporan, ini adalah suara keadilan dari seorang ibu yang kehilangan. Komisi A akan mengawal kasus ini,” ujar Priskila.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menyampaikan terima kasih atas respons cepat pihak kepolisian. Harapannya, pelaku segera tertangkap dan dihukum setimpal.

“Ini soal nyawa anak kecil. Tidak ada kompromi untuk kekerasan terhadap anak,” tegasnya.

Suara paling dalam datang dari Ida Ukago, ibunda korban, yang menyampaikan langsung isi hatinya kepada wartawan. Dengan nada lirih dan mata yang sembab, Ida menceritakan betapa keluarga berjuang mencari anaknya sejak tanggal 22 Juli.

Baca Juga:  Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda

 

“Kami sudah berusaha mencari sejak hari pertama. Tapi Tuhan izinkan kami menemukannya dalam keadaan yang tidak kami harapkan,” ungkapnya dengan suara terbata.

Jenazah E.T. ditemukan pada Sabtu (2/8) dalam kondisi mengenaskan. Ida dan keluarga menegaskan bahwa mereka tidak akan tinggal diam.

 

“Kami tidak terima. Ini bukan kecelakaan biasa. Ini pembunuhan yang sangat kejam. Kami ingin pelaku ditangkap dan dihukum. Kami percaya polisi mampu membuktikan keadilan,” lanjutnya.

Meski dihantam kehilangan, Ida memilih untuk tidak tenggelam dalam dendam. Ia menyerahkan proses sepenuhnya kepada hukum dan kehendak Tuhan.

“Kami serahkan semuanya pada Tuhan. Semoga polisi diberi kekuatan dan kelancaran agar kasus ini tidak berhenti di sini. Jangan ada lagi anak-anak lain yang mengalami hal serupa,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Ida mengajak seluruh masyarakat untuk ikut mendoakan kelancaran proses hukum dan penegakan keadilan.

“Kami mohon doa, dari siapa pun yang mendengar kabar ini. Doakan agar pelaku cepat ditangkap dan diberi efek jera. Cukup anak saya yang menjadi korban,” tutupnya.

Berita Terkait

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?
BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay
Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman
Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga
PEMBERIAN BANTUAN ALKON DARI PEMERINTAH PUSAT KEPADA TOWENGGEN MURIB, KEPALA SUKU DANI PUNCAK DI KAMPUNG LANI DISTRIK TELUK KIMI
Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua
DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih
Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 12:55

Saat Tiket Jadi Barang Mewah, Warga Intan Jaya Bertanya: ASN Ada di Mana?

Sabtu, 6 Juni 2026 - 10:15

BPD Barisan Merah Putih, Gelar kegiatan Fun Run 6K , ini kata sekretaris BMP Ali Kabiay

Senin, 1 Juni 2026 - 10:25

Hari Lahir Pancasila, Perempuan Papua Tengah Perkuat Komitmen Menjaga Persatuan dalam Keberagaman

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:38

Kepala Suku Besar Dani Puncak Himbau Masyarakat Jaga Keamanan di Pasar Tradisional Ilaga

Sabtu, 23 Mei 2026 - 15:57

Pleno XIX Dewan Adat se-Tanah Papua: Tegas Tolak PSN dan Pendekatan Militerisme di Tanah Papua

Selasa, 19 Mei 2026 - 04:31

DI WAROPEN !! Gubernur Papua Terima Dokumen Perizinan Koperasi didat merah putih

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Berita Terbaru