Warga Pertanyakan Kehadiran WNA Asal China di Pantai Labani, Diduga Terkait Aktivitas Tambang Emas Wapoga

- Penulis

Selasa, 17 Maret 2026 - 05:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Kehadiran seorang warga negara asing (WNA) asal China bersama sejumlah kru kapal di kawasan Pantai Labani, Samabusa, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, menuai perhatian serius dari masyarakat setempat.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, WNA bernama Zhang Wei diketahui merupakan bagian dari kru kapal KM 88 yang disebut berpangkalan di wilayah Pangkalan Jiwa. Aktivitas mereka di sekitar pesisir Pantai Labani dalam beberapa waktu terakhir dinilai tidak lazim oleh warga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Sejumlah warga mengaku melihat langsung keberadaan para kru asing tersebut, sehingga memunculkan berbagai pertanyaan terkait tujuan dan legalitas aktivitas yang mereka lakukan.

 

Masyarakat menduga kehadiran mereka berkaitan dengan aktivitas pertambangan emas di wilayah Wapoga, yang selama ini menjadi sorotan.

 

“Kami melihat aktivitas mereka cukup sering di wilayah pesisir. Hal ini menimbulkan pertanyaan di tengah masyarakat,” ujar salah satu warga setempat.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Kapolres Nabire terkait kerusuhan di pasar malam Taman Gisi

 

Warga pun berharap adanya penjelasan resmi dari pihak berwenang terkait keberadaan WNA tersebut.

 

Selain itu, masyarakat meminta aparat keamanan dan instansi terkait untuk segera melakukan pengecekan langsung di lapangan guna memastikan tidak terjadi pelanggaran hukum.

 

Pengawasan terhadap aktivitas pihak asing dinilai penting, terutama dalam menjaga kedaulatan wilayah, keamanan masyarakat, serta kelestarian lingkungan di kawasan pesisir dan sekitarnya.

 

Masyarakat juga menekankan pentingnya transparansi informasi agar tidak menimbulkan keresahan di tengah publik.

 

Mereka berharap pemerintah daerah dapat hadir memberikan kepastian serta menjamin bahwa seluruh aktivitas yang berlangsung telah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Berita Terkait

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas
Intelektual Muda Moni Laurensius Zonggonau Serukan Keteguhan di Tengah Isu Pembatalan Kabupaten Moni
Jelang Hari Buruh, Ribuan Karyawan PT Nabire Baru Berkomitmen Jaga Keamanan Papua Tengah
Aspirasi mahasiswa dan tim investigasi Ham berlangsung tertib, Ini kata Kapolres Nabire
DPR Papua Tengah Desak Profesionalisme TNI, Soroti Dugaan Korban Sipil
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bekies Sony Kogoya Tekankan Pendekatan Kemanusiaan di Tengah Konflik Puncak dan Puncak Jaya
Ketua DPR Papua Tengah Delius Tabuni Soroti Pengungsian di Puncak dan Puncak Jaya, Ajak Semua Elemen Bersatu Bantu Korban
Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Rabu, 29 April 2026 - 10:23

Intelektual Muda Moni Laurensius Zonggonau Serukan Keteguhan di Tengah Isu Pembatalan Kabupaten Moni

Rabu, 29 April 2026 - 07:37

Jelang Hari Buruh, Ribuan Karyawan PT Nabire Baru Berkomitmen Jaga Keamanan Papua Tengah

Senin, 27 April 2026 - 07:50

Aspirasi mahasiswa dan tim investigasi Ham berlangsung tertib, Ini kata Kapolres Nabire

Sabtu, 25 April 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bekies Sony Kogoya Tekankan Pendekatan Kemanusiaan di Tengah Konflik Puncak dan Puncak Jaya

Sabtu, 25 April 2026 - 08:03

Ketua DPR Papua Tengah Delius Tabuni Soroti Pengungsian di Puncak dan Puncak Jaya, Ajak Semua Elemen Bersatu Bantu Korban

Sabtu, 25 April 2026 - 07:52

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda

Jumat, 24 April 2026 - 09:59

Video 13 detik beredar Anggota DPR Papua Tengah Diduga Mabuk di Supermarket Loka, Terlibat Insiden di Gunung Wadio

Berita Terbaru