DPR Papua Tengah Desak Profesionalisme TNI, Soroti Dugaan Korban Sipil

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 03:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elabi, mendesak peningkatan profesionalisme aparat keamanan dalam menangani konflik di Papua, khususnya di wilayah Puncak dan Puncak Jaya.

 

Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam hearing dialog bersama DPR, MRP, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. Forum ini membahas dampak konflik terhadap warga sipil, termasuk pengungsian dan dugaan korban dari kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Diben menegaskan bahwa aparat TNI-Polri harus menjalankan tugas secara profesional dan terukur. Ia menilai perlindungan terhadap warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi.

 

“Kami meminta Panglima TNI memastikan setiap personel yang ditugaskan benar-benar profesional dan memahami standar hak asasi manusia,” ujarnya.

Baca Juga:  GERAM ! Tokoh pemuda Nabire meminta pemerintah daerah segera cabut izin miras selamat generasi asli Papua dari miras

 

Selain itu, ia menyoroti dugaan insiden yang melibatkan korban perempuan dan anak-anak. Menurutnya, kelompok tersebut tidak terlibat dalam konflik bersenjata dan harus dilindungi.

 

Ia juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi di lapangan. DPR Papua Tengah, lanjutnya, akan terus mengawal agar tindakan aparat sesuai dengan prinsip perlindungan warga sipil.

 

Diben menambahkan bahwa profesionalisme aparat tidak hanya berdampak pada keamanan dalam negeri, tetapi juga pada citra Indonesia di tingkat internasional.

 

“Negara harus menunjukkan bahwa aparatnya bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” tegasnya.

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:53

Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru