DPR Papua Tengah Desak Profesionalisme TNI, Soroti Dugaan Korban Sipil

- Penulis

Minggu, 26 April 2026 - 03:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Wakil Ketua I DPR Papua Tengah, Diben Elabi, mendesak peningkatan profesionalisme aparat keamanan dalam menangani konflik di Papua, khususnya di wilayah Puncak dan Puncak Jaya.

 

Ia menyampaikan pernyataan tersebut dalam hearing dialog bersama DPR, MRP, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat. Forum ini membahas dampak konflik terhadap warga sipil, termasuk pengungsian dan dugaan korban dari kalangan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Diben menegaskan bahwa aparat TNI-Polri harus menjalankan tugas secara profesional dan terukur. Ia menilai perlindungan terhadap warga sipil harus menjadi prioritas utama dalam setiap operasi.

 

“Kami meminta Panglima TNI memastikan setiap personel yang ditugaskan benar-benar profesional dan memahami standar hak asasi manusia,” ujarnya.

Baca Juga:  Musprov KONI Papua Tengah Siap Digelar 27–28 Juni 2025, Panitia Genjot Persiapan di Tengah Waktu Singkat

 

Selain itu, ia menyoroti dugaan insiden yang melibatkan korban perempuan dan anak-anak. Menurutnya, kelompok tersebut tidak terlibat dalam konflik bersenjata dan harus dilindungi.

 

Ia juga meminta evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan operasi di lapangan. DPR Papua Tengah, lanjutnya, akan terus mengawal agar tindakan aparat sesuai dengan prinsip perlindungan warga sipil.

 

Diben menambahkan bahwa profesionalisme aparat tidak hanya berdampak pada keamanan dalam negeri, tetapi juga pada citra Indonesia di tingkat internasional.

 

“Negara harus menunjukkan bahwa aparatnya bekerja secara profesional dan menjunjung tinggi hak asasi manusia,” tegasnya.

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru