Video 13 detik beredar Anggota DPR Papua Tengah Diduga Mabuk di Supermarket Loka, Terlibat Insiden di Gunung Wadio

- Penulis

Jumat, 24 April 2026 - 09:59

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews diduga Seorang anggota DPR Papua Tengah dilaporkan berada dalam kondisi mabuk di Supermarket Loka sebelum akhirnya terlibat insiden yang mengakibatkan kecelakaan (laka) di kawasan Gunung Wadio Atas pada Kamis (23/4) subuh.

 

Anggota dewan tersebut diketahui bernama Jhon Kobogau, dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang mewakili daerah pemilihan Intan Jaya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum kejadian di Gunung Wadio, yang bersangkutan diduga sempat berada di Supermarket Loka dalam kondisi mabuk.

 

Tidak lama setelah itu, terjadi insiden kecelakaan di kawasan Gunung Wadio Atas.

 

Selain keterangan warga, beredar pula video yang memperlihatkan kondisi yang diduga berkaitan dengan kejadian tersebut. Video pertama berdurasi sekitar 13 detik yang memperlihatkan situasi di lokasi kejadian.

Baca Juga:  Lurensius Zonggonau Desak Pengusutan perusak sosial masyarakat Miras Masuk Intan Jaya: “Ini Ancaman Nyata untuk Generasi Muda Papua Tengah

 

Sementara itu, video lainnya berdurasi sekitar 30 detik yang diduga merekam kondisi yang bersangkutan saat berada dalam keadaan mabuk.

 

Seorang warga setempat yang berprofesi sebagai penjual durian, yang menjadi narasumber, menyebutkan bahwa kejadian berlangsung pada waktu subuh dalam kondisi tidak kondusif.

 

“Kejadiannya subuh tadi, yang bersangkutan dalam keadaan mabuk,” ujarnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait maupun klarifikasi dari yang bersangkutan.

 

Aparat diharapkan segera melakukan penelusuran guna memastikan kebenaran informasi dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif.

 

Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarluaskan video tanpa verifikasi, guna menghindari kesimpangsiuran informasi.

Berita Terkait

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.
Keluarga Besar Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Nabire Ucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada Polres Nabire
Kadin Papua Tengah Apresiasi Ekspor Perdana Ikan Laut, Siap Dorong Pengembangan Sektor Perikanan
Kadin Papua Tengah Apresiasi Program Sekolah Gratis, Nilai Janji Politik Meki Nawipa Terealisasi
Berita ini 233 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:58

Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Selasa, 30 Juni 2026 - 09:00

Kadin Papua Tengah Apresiasi Ekspor Perdana Ikan Laut, Siap Dorong Pengembangan Sektor Perikanan

Jumat, 26 Juni 2026 - 12:09

Kadin Papua Tengah Apresiasi Program Sekolah Gratis, Nilai Janji Politik Meki Nawipa Terealisasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:42

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah: Hak Tenaga Kesehatan Harus Dipulihkan, Kasus RSUD Nabire Wajib Dituntaskan

Berita Terbaru