Aspirasi mahasiswa dan tim investigasi Ham berlangsung tertib, Ini kata Kapolres Nabire

- Penulis

Senin, 27 April 2026 - 07:50

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Penyampaian aspirasi oleh mahasiswa dan tim investigasi HAM di wilayah Nabire berlangsung aman dan tertib, Senin (27/4/2026). Pengamanan dilakukan secara terpadu sejak pagi hingga sore hari, dengan pendekatan humanis dan koordinasi lintas sektor.

‎Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dimulai sejak pukul 07.00 WIT hingga sekitar pukul 15.40 WIT. Aksi yang melibatkan mahasiswa asal Puncak se-Papua dan tim investigasi HAM tersebut berjalan lancar sesuai hasil koordinasi yang telah disepakati sebelumnya.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

‎“Secara umum kegiatan berjalan aman dan kondusif. Memang sempat terjadi dinamika di lapangan, namun dapat dikendalikan dengan baik. Kami mengedepankan pendekatan persuasif dan komunikasi aktif sehingga situasi tetap terkendali hingga kegiatan selesai,” ujar Kapolres.

 

Ia menambahkan, usai penyampaian aspirasi, para peserta aksi difasilitasi untuk kembali ke lokasi masing-masing menggunakan kendaraan yang telah disiapkan. Sedikitnya tujuh truk dikerahkan untuk mengantar peserta ke sejumlah titik, di antaranya Asrama Puncak, Pasar Karang, dan wilayah Jepara.

 

‎Kapolres juga mengimbau seluruh peserta agar tetap menjaga ketertiban selama perjalanan kembali, guna menghindari potensi gangguan keamanan. “Dari awal kegiatan berlangsung tertib, kami berharap hingga kembali ke tempat masing-masing tetap mematuhi aturan agar tidak menimbulkan persoalan baru,” tegasnya.

 

‎Keberhasilan pengamanan ini, lanjut Kapolres, tidak terlepas dari perencanaan yang matang serta koordinasi intensif antara aparat keamanan dan berbagai elemen masyarakat. Rapat koordinasi sebelumnya melibatkan unsur internal Polri, TNI, pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh agama, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Baca Juga:  Tak butuh waktu lama , polres nabire berhasil ungkap kasus curanmor

 

‎Meski sempat terjadi insiden kecil berupa aksi saling lempar yang mengakibatkan beberapa kerusakan, situasi secara keseluruhan tetap terkendali. Koordinasi dengan pihak DPR Papua Tengah juga berjalan baik selama proses penyampaian aspirasi.

 

‎Dalam kesempatan tersebut, Kapolres mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga komunikasi yang konstruktif dalam setiap penyampaian aspirasi di masa mendatang. “Kami terbuka untuk koordinasi. Setiap kegiatan penyampaian pendapat di muka umum diharapkan tetap mengikuti mekanisme yang ada agar berjalan aman dan tertib,” katanya.

 

‎Pengamanan kegiatan ini melibatkan sekitar 827 personel gabungan yang ditempatkan di lima titik strategis. Personel akan tetap bersiaga hingga memastikan seluruh peserta kembali dengan aman dan situasi lalu lintas kembali normal.

 

‎Kapolres turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk jajaran TNI, Brimob, serta dukungan dari Polda Papua Tengah.

 

‎“Terima kasih kepada seluruh personel dan unsur terkait atas kerja sama dan dedikasi dalam menjaga situasi kamtibmas selama aksi berlangsung tetap kondusif,” tutupnya

Berita Terkait

DPR Papua Tengah Desak Profesionalisme TNI, Soroti Dugaan Korban Sipil
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bekies Sony Kogoya Tekankan Pendekatan Kemanusiaan di Tengah Konflik Puncak dan Puncak Jaya
Ketua DPR Papua Tengah Delius Tabuni Soroti Pengungsian di Puncak dan Puncak Jaya, Ajak Semua Elemen Bersatu Bantu Korban
Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda
Video 13 detik beredar Anggota DPR Papua Tengah Diduga Mabuk di Supermarket Loka, Terlibat Insiden di Gunung Wadio
Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Berita ini 58 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 07:50

Aspirasi mahasiswa dan tim investigasi Ham berlangsung tertib, Ini kata Kapolres Nabire

Minggu, 26 April 2026 - 03:38

DPR Papua Tengah Desak Profesionalisme TNI, Soroti Dugaan Korban Sipil

Sabtu, 25 April 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bekies Sony Kogoya Tekankan Pendekatan Kemanusiaan di Tengah Konflik Puncak dan Puncak Jaya

Sabtu, 25 April 2026 - 08:03

Ketua DPR Papua Tengah Delius Tabuni Soroti Pengungsian di Puncak dan Puncak Jaya, Ajak Semua Elemen Bersatu Bantu Korban

Sabtu, 25 April 2026 - 07:52

Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Berita Terbaru