SOROTAN !!! Media di Papua Tengah Dinilai Kehilangan Independensi

- Penulis

Minggu, 24 Agustus 2025 - 08:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Tengah, papedanews.com- Kondisi media di Papua Tengah kembali menjadi sorotan. Sejumlah pihak menilai media yang ada di provinsi baru ini semakin kehilangan fungsi utamanya sebagai ruang publik yang aman dan independen.

Isani, seorang pemerhati media di Papua Tengah, dalam unggahan nya bahwa hampir seluruh media di wilayah Papua Tengah tersebut lebih banyak berperan sebagai corong pemerintah dibanding melayani kebutuhan informasi publik. Ia menyebut, ruang untuk menyuarakan realitas sosial, ekonomi, budaya, maupun politik kini semakin menyempit dari hari ke hari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berita-berita sudah kehilangan prinsip-prinsip dasar jurnalisme, yakni kebenaran, verifikasi, independensi, dan keberimbangan,” ujarnya dalam sebuah unggahan media sosial, Minggu (24/8/2025).

Baca Juga:  Kasat Reskrim polres Nabire AKP Bertu Haridyka Eka Anwar, S.T.K., S.I.K., ungkap Hasil penyelidikan awal kasus penemuan mayat di kaladiri

Menurutnya, media tidak bisa dilepaskan dari politik redaksi, kualitas isi, serta keberpihakan. Karena itu, media selalu diuji dalam perjalanannya: apakah hadir untuk melayani masyarakat atau sekadar menjadi corong penguasa.

“Waktu yang terus berjalan ini sedang dan akan terus menguji media di Papua Tengah,” tegas Isani.

Sorotan ini menjadi pengingat bagi insan pers di Papua Tengah untuk kembali pada jati diri jurnalisme yang berlandaskan kepentingan publik, bukan kepentingan kekuasaan.

( Papedanews )

Berita Terkait

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi
Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:07

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:16

Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:46

Satgas PKH Disorot, Humas PT Kristalin Ekalestari Pertanyakan Minimnya Koordinasi di Wilayah Adat Mosairo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:29

Wakil ketua III DPRP ! Sony Bekies Kogoya Desak Penuntasan Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Soroti Kinerja BPKP dan Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru