Semarak HUT ke-81 RI, Kepala Suku Besar Woa Gerki Waibusi Gelar Berbagai Kegiatan di Nabire

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 13:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Kepala Suku Besar Woa, Gerki Waibusi, bersama masyarakat Suku Woa menggelar berbagai kegiatan dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026 di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

 

Rangkaian kegiatan tersebut diisi dengan kerja bakti membersihkan Jalan Frans Kaisepo, pemasangan 150 bendera Merah Putih, serta berbagai perlombaan rakyat yang melibatkan masyarakat Suku Woa.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Kegiatan kerja bakti menjadi salah satu bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan. Warga bersama-sama membersihkan ruas Jalan Frans Kaisepo sekaligus mempererat kebersamaan dan silaturahmi.

 

Selain kerja bakti, masyarakat Suku Woa juga memasang sebanyak 150 bendera Merah Putih di sepanjang Jalan Frans Kaisepo. Pemasangan bendera tersebut dilakukan sebagai bentuk kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sekaligus menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

 

Suasana perayaan semakin meriah dengan digelarnya berbagai perlombaan rakyat. Kegiatan tersebut diikuti masyarakat dalam suasana penuh kekeluargaan dan antusiasme.

 

Kepala Suku Besar Woa, Gerki Waibusi, mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memeriahkan peringatan kemerdekaan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, kerukunan, dan hubungan silaturahmi masyarakat Suku Woa.

 

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Pusat dan khususnya kepada Bapak Presiden Republik Indonesia atas seluruh perhatian dan bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat Suku Woa. Dukungan tersebut sangat berarti bagi kami dan menjadi motivasi untuk terus menjaga kerukunan, memperkuat nasionalisme, serta membangun kebersamaan di tengah masyarakat,” ujar Gerki Waibusi.

 

Menurutnya, perhatian dan dukungan pemerintah kepada masyarakat memberikan manfaat dalam pembangunan dan pemberdayaan ekonomi, sekaligus mempererat hubungan antara masyarakat adat dengan pemerintah.

 

Gerki juga mengajak seluruh masyarakat Suku Woa menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai kesempatan untuk memperkuat persaudaraan, menjaga persatuan, serta terus menanamkan nilai gotong royong dan saling menghormati.

 

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan setiap tahun. Selain memeriahkan kemerdekaan, kegiatan ini menjadi wadah untuk berkumpul, mempererat silaturahmi, menjaga kerukunan, dan menumbuhkan rasa nasionalisme masyarakat Suku Woa. Kami ingin masyarakat dapat merayakan kemerdekaan dengan penuh sukacita, aman, dan damai,” katanya.

 

Lebih lanjut, Gerki Waibusi menegaskan bahwa masyarakat Suku Woa akan terus mendukung berbagai program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus diperkuat sehingga pembangunan serta program pemberdayaan dapat berjalan dengan baik.

 

Rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar masyarakat Suku Woa berlangsung penuh kebersamaan dan antusiasme. Melalui kerja bakti, pemasangan 150 bendera Merah Putih, dan berbagai perlombaan rakyat, masyarakat menunjukkan semangat gotong royong, nasionalisme, serta komitmen menjaga persatuan dan kerukunan di Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Baca Juga:  Kasus Penganiayaan Berujung Pembunuhan, Polres deiyai Amankan Dua Terduga Pelaku

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru