Tokoh Intelektual Puncak Jaya Karu Enumbi Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, PAPUA TENGAH PAPEDANEWS.COM Program Pemerintah Provinsi Papua Tengah untuk memberikan subsidi penerbangan ke daerah pedalaman mendapat apresiasi dari Tokoh Intelektual Kabupaten Puncak Jaya, Karu Enumbi

 

Menurut Karu Enumbi, kebijakan tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam membuka akses transportasi bagi masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan pegunungan Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ia menilai, kondisi geografis Papua Tengah yang memiliki wilayah sulit dijangkau melalui jalur darat menjadikan transportasi udara sebagai kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, subsidi penerbangan dinilai dapat memberikan manfaat besar, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi tingginya biaya transportasi.

Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang telah memprogramkan subsidi penerbangan ke daerah-daerah pedalaman. Ini sangat penting karena masyarakat di wilayah pedalaman membutuhkan akses transportasi yang terjangkau dan aman” ujar Karu Enumbi.

 

Bukan Sekadar Subsidi, tetapi Membuka Jalan Pembangunan

Karu menegaskan, program subsidi penerbangan tidak semestinya hanya dilihat sebagai kebijakan untuk menekan biaya perjalanan masyarakat. Lebih dari itu, program tersebut dapat menjadi bagian penting dari upaya pemerintah mempercepat pemerataan pembangunan.

 

Dengan konektivitas udara yang semakin baik, masyarakat pedalaman akan lebih mudah memperoleh pelayanan kesehatan, pendidikan, pelayanan pemerintahan, serta memenuhi kebutuhan sehari-hari.

 

Selain itu, akses penerbangan juga dapat membantu menggerakkan perekonomian masyarakat. Hasil pertanian, perkebunan dan berbagai produk lokal dari wilayah pedalaman memiliki peluang lebih besar untuk dipasarkan ke wilayah lain.

 

“Kalau akses transportasi dibuka, maka ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Masyarakat bisa lebih mudah membawa hasil usaha mereka dan mendapatkan kebutuhan yang diperlukan dari kota katanya.

Baca Juga:  Kick Off HUT RI ke-81 di Papua Tengah, Wagub Ajak Warga Perkuat Persatuan dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Pemerintah Diharapkan Konsisten

Karu Enumbi berharap program subsidi penerbangan tersebut tidak berhenti sebagai program sesaat. Ia mendorong Pemprov Papua Tengah agar terus melakukan evaluasi dan memastikan penerbangan bersubsidi benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

 

Menurutnya, pengawasan juga penting dilakukan agar subsidi yang bersumber dari anggaran pemerintah dapat dimanfaatkan secara transparan dan tepat sasaran.

“Yang paling penting adalah manfaatnya benar-benar sampai kepada masyarakat. Jangan sampai program yang baik justru tidak dirasakan oleh mereka yang tinggal di pedalaman” tegasnya.

 

Ia juga berharap pemerintah dapat terus memperkuat konektivitas antarwilayah di Papua Tengah, baik melalui transportasi udara maupun pembangunan infrastruktur transportasi lainnya.

 

Pembangunan Harus Dirasakan Sampai Kampung

 

Sebagai Tokoh Intelektual Kabupaten Puncak Jaya, Karu Enumbi menilai pembangunan Papua Tengah harus memberikan ruang yang sama bagi masyarakat di perkotaan maupun masyarakat yang tinggal di kampung-kampung pedalaman.

 

Menurutnya, keterbatasan akses tidak boleh menjadi alasan masyarakat pedalaman tertinggal dalam mendapatkan pelayanan dan peluang ekonomi.

“Pemerataan pembangunan harus benar-benar dirasakan sampai ke kampung. Pemerintah harus hadir dan masyarakat pedalaman harus merasakan bahwa pembangunan Papua Tengah juga adalah pembangunan untuk mereka” pungkas Karu Enumbi.

Ia berharap program subsidi penerbangan tersebut menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas Papua Tengah sekaligus mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedalaman.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru