Sony Bekies: Selesaikan Internal Partai dulu Sebelum Kritik Pemerintah

- Penulis

Kamis, 26 Februari 2026 - 07:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Papua Tengah yang juga berada di parlemen, Sony Bekies Kogoya, menegaskan bahwa partai pengusung gubernur dan wakil gubernur berkomitmen mengawal pemerintahan secara baik dan bertanggung jawab.

 

Saat di telpon awak media Papedanews bekies Sony Kogoya menyampaikan pernyataan tersebut sebagai respons atas kritik yang mengatasnamakan partai pengusul untuk menyerang pemerintah daerah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Kami ini partai pengusung. Kami mengusung kandidat dan kami juga mengawal jalannya pemerintahan dengan baik. Jangan ada pihak yang baru masuk partai lalu seolah-olah berbicara atas nama partai pengusung untuk mengkritik pemerintah,” tegas politisi Partai PAN dalam sambungan telpon

 

Ia menilai pihak yang mengatasnamakan partai seharusnya memahami terlebih dahulu posisi dan dinamika internal organisasi. Terlebih, menurutnya, partai yang bersangkutan saat ini masih menghadapi persoalan dualisme kepemimpinan.

 

Sony menyarankan agar persoalan internal tersebut diselesaikan terlebih dahulu sebelum melontarkan kritik kepada pemerintah daerah.

Baca Juga:  PLN Nabire Berbagi Kasih bersama Yayasan Difabel Nabire Papua

 

“Lebih baik selesaikan dulu masalah internal partai. Jangan jadikan momentum politik untuk menyerang pemerintahan yang sedang bekerja,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintahan Gubernur Papua Tengah saat ini masih berada pada tahap awal konsolidasi. Pemerintah sedang menata birokrasi, menyusun program prioritas, serta merancang kebijakan strategis di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.

 

Menurut Sony, kritik tetap merupakan bagian dari demokrasi. Namun, ia meminta semua pihak menjaga etika politik dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah stabilitas daerah.

 

“Kami di parlemen tetap mengawal. Kalau ada kekurangan, kami sampaikan sesuai mekanisme. Tetapi jangan sampai kritik berubah menjadi upaya menjatuhkan,” katanya.

 

Sebagai politisi PAN Papua Tengah, ia mengajak seluruh elemen politik menjaga persatuan serta memberi kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja secara optimal.

Berita Terkait

Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah
Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG
李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。
Sekretaris Komisi B DPRK Intan Jaya, Aljono Bagau, A.Md.Sos Tegaskan Mekanisme Pengisian Jabatan Kepala Desa Harus Sesuai Peraturan Perundang-Undangan
Lomba Pandai 2026 Resmi Dibuka, DPW Papua Tengah Dukung Penuh Cerdas Cermat Pelajar Muslim di Nabire
Safari Ramadhan PCNU Nabire di Makimi, Serukan Penguatan Ukhuwah Islamiyah
Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata
Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 13:44

Alumni Darul Fikri dan OSIS SMA Almadina Nabire Berbagi 200 Takjil di Masjid Agung Al-Falah

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:01

Ini wajah Mr Lee biang kerok perusak hutan negara asing , pemilik Ulayat dijadikan tumbal atau TAMENG

Kamis, 5 Maret 2026 - 17:22

李先生:外国公民才是森林破坏的罪魁祸首,传统权利的拥有者被蒙蔽了。

Minggu, 1 Maret 2026 - 10:28

Perantau Jangan Hanya Datang Mencari Nafkah, Tapi Juga Harus Peduli dan Terdata

Sabtu, 28 Februari 2026 - 11:34

Musda Berlangsung Damai, DPW Papua Tengah Resmi Ajukan Nama Calon Ketua DPD ke Pusat

Sabtu, 28 Februari 2026 - 04:01

DPW PAN Papua Tengah Siap Ikuti Keputusan DPP dan Fokus Hadapi Pemilu 2029

Jumat, 27 Februari 2026 - 09:34

PAN’DAI 2026 Digelar 3 Maret, Ketua DPW PAN Papua Tengah Tegaskan Komitmen Cerdaskan Generasi dan Hormati Suci Ramadan

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:45

Politisi PAN Papua Tengah Tegaskan: Jangan Mengatasnamakan Partai Pengusung untuk Kritik Pemerintah

Berita Terbaru