Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., menyampaikan keterangan resmi terkait penertiban aksi konvoi kelulusan yang berujung gangguan keamanan dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Kabupaten Nabire, Senin malam (4/5/2026).

 

Dalam pernyataannya, Kapolres mengungkapkan bahwa sekitar pukul 20.30 WIT, jajaran Polres Nabire melakukan penertiban terhadap aksi konvoi kelulusan yang melibatkan sekitar 50 hingga 70 pemuda.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

“Dari jumlah tersebut, kami berhasil mengamankan tujuh orang yang terlibat langsung dalam aksi konvoi. Saat ini mereka masih diamankan di Polres Nabire sambil menunggu orang tua masing-masing untuk menjemput,” ujar Kapolres.

 

Ia menegaskan, sebelumnya pihak kepolisian telah memberikan imbauan agar para pelajar tidak melakukan konvoi secara berlebihan. Namun imbauan tersebut tidak diindahkan.

 

Akibat aksi tersebut, terjadi dua insiden yang menimbulkan korban. Satu korban mengalami kecelakaan lalu lintas dari rombongan konvoi dan saat ini dirawat di rumah sakit dengan luka robek pada bagian kaki. Sementara satu korban lainnya merupakan warga yang tertabrak rombongan konvoi.

 

“Peristiwa ini menjadi dasar bagi kami untuk segera melakukan penertiban. Kami juga memohon maaf kepada para orang tua, namun kami mengimbau agar lebih peduli terhadap aktivitas anak-anak, khususnya dalam momen kelulusan seperti ini,” tegasnya.

 

Kapolres menjelaskan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap para pemuda yang diamankan, termasuk menelusuri motif mereka tetap melakukan konvoi meski telah dilarang, serta waktu pelaksanaan yang berlangsung sejak pukul 18.30 WIT hingga malam hari secara sembunyi-sembunyi.

Baca Juga:  Didukung Penuh 8 Kabupaten, Yosua Tipagau Ditunjuk Jadi Ketua KONI Papua Tengah

 

Selain itu, hasil razia di lapangan menemukan sejumlah kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat resmi. Polisi juga mendalami asal-usul kendaraan tersebut.

 

“Dari hasil pemeriksaan awal, kami juga menemukan adanya pengibaran bendera Bintang Kejora saat konvoi berlangsung. Hal ini tentu menjadi perhatian serius dan akan kami dalami lebih lanjut,” jelasnya.

 

Kapolres menambahkan, mayoritas yang diamankan berusia antara 18 hingga 20 tahun. Namun demikian, pihaknya juga mencurigai adanya keterlibatan pihak lain di luar lulusan tahun 2026.

 

“Dari hasil patroli lanjutan, kami mengamankan dua orang yang membawa senjata tajam jenis parang. Setelah diperiksa, mereka merupakan alumni tahun 2025. Kami menduga ada keterlibatan pihak tertentu yang mengoordinir aksi konvoi secara ugal-ugalan ini,” ungkapnya.

 

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan antara lain satu buah parang, satu bendera Bintang Kejora, serta beberapa unit sepeda motor yang tidak dilengkapi dokumen.

 

Kapolres menegaskan bahwa langkah penertiban ini dilakukan semata-mata untuk mencegah kerugian yang lebih besar, baik secara material maupun keselamatan jiwa.

 

“Kami tidak memiliki maksud lain selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Lebih baik kita cegah sekarang daripada menyesal di kemudian hari akibat dampak yang lebih besar,” tutupnya.

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 334 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru