Konvoi Wisudawan Bentang bendera Bintang Kejora di Nabire Tewaskan Satu Orang, Ini Penjelasan Kapolres Nabire

- Penulis

Jumat, 28 November 2025 - 11:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K menyampaikan keterangan resmi terkait insiden konvoi sejumlah wisudawan yang berujung kecelakaan dan menimbulkan korban jiwa pada Jumat sore sekitar pukul 15.30 WIT.

 

Kelompok wisudawan yang sebelumnya mengikuti syukuran wisuda Kampus STAK Nabire di Tanah Merah diketahui melakukan konvoi menggunakan sepeda motor. Sekitar 20–30 orang dari rombongan tersebut membentangkan bendera Bintang Kejora serta meneriakkan yel-yel “Papua Merdeka” sepanjang perjalanan. Rute konvoi dimulai dari Tanah Merah menuju Bumi Wonorejo (BMW), kemudian melewati Pasar Karang, dan terus lurus hingga ke Auri.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Pada waktu yang sama, jajaran Polres Nabire sedang menggelar rapat koordinasi pengamanan jelang momen 1 Desember, 10 Desember, dan 14 Desember. Setelah menerima laporan adanya konvoi yang berpotensi menimbulkan gangguan Kamtibmas, Kapolres memerintahkan pemblokiran jalan untuk mencegah massa memasuki wilayah kota.

 

Saat melakukan pemblokiran, salah seorang pengendara dari rombongan konvoi menabrak anggota kepolisian. “Anggota kami terlempar dan sempat pingsan. Pelaku yang menabrak juga jatuh dan kemudian ditabrak simpatisan lain yang melaju di belakangnya,” jelas Kapolres.

 

Akibat insiden tersebut, anggota polisi mengalami luka pada bagian lutut, sementara pengendara yang menabrak mengalami luka sobek di bagian belakang kepala. Pemuda tersebut sempat diamankan meski melakukan perlawanan, dan polisi menemukan sebilah pisau saat penanganan di lokasi.

Baca Juga:  Ketua Forum Papua Tengah Terang Imbau Masyarakat Waspada dengan berita Hoaks dan Tetap Dukung program Gubernur Papua Tengah

 

Korban kemudian dibawa ke Polres untuk mendapat perawatan awal bersama anggota polisi yang terluka. “Korban awalnya masih sadar, tetapi kemudian turun kesadarannya dan langsung dirujuk ke rumah sakit,” lanjut Kapolres. Meski telah diberikan bantuan pernapasan beberapa kali, korban dinyatakan meninggal dunia.

 

“Atas kejadian ini, saya selaku Kapolres Nabire menyampaikan duka mendalam. Kegiatan syukuran wisuda yang seharusnya berlangsung penuh hikmat justru berujung hilangnya nyawa,” ujar AKBP Samuel.

 

Polres Nabire telah mengamankan sembilan orang yang diduga terlibat dalam konvoi. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan apakah mereka wisudawan, simpatisan, atau pihak lain yang turut serta.

 

“Kami harus mengetahui motif pengibaran bendera Bintang Kejora, peran masing-masing, serta tujuan aksi ini. Jika mereka hanya ikut-ikutan dan tidak terlibat langsung, tentu akan kami kembalikan,” tegas Kapolres.

 

Namun bagi mereka yang terbukti terlibat aktif dan memiliki peran dalam aksi pembentangan bendera maupun upaya memicu kekacauan kota, status penanganan dapat ditingkatkan ke tahap penyelidikan.

 

Kapolres memastikan pihaknya berkoordinasi dengan keluarga korban dan menangani kasus secara transparan. Anggota polisi yang sempat pingsan kini sudah sadar.

 

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Nabire untuk menjaga situasi Kamtibmas, apalagi Nabire merupakan ibu kota kabupaten sekaligus ibu kota provinsi,” pungkasnya.

Berita Terkait

Kerukunan suku Nayak gelar bakti sosial perkuat struktur organisasi adat dan memperkokoh hubungan sosial
Ketua HIPMI Papua Tengah Apresiasi Program Pendidikan Gratis: “Langkah Nyata Mewujudkan Generasi Emas Papua Tengah”
Anggota DPRK Robi Douw Apresiasi kinerja Kapolres Nabire serta seluruh jajaran kepolisian resor Nabire
Polres nabire ungkap kasus pencurian motor, Empat pelaku di Ringkus lima belas motor Di Amankan
Piluhnya Tragedi Kemanusiaan: Hamba Tuhan Yulianus Pugiye Dibakar Hidup-Hidup di Tanah Kamoro.
Belum ada ganti rugi, pemilik hak Ulayat palang pekerjaan jalan utama menuju kantor gubernur Papua Tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Apresiasi Kinerja Polres Nabire Jaga Keamanan Jelang Natal
Dua Bulan Hilang, Motor Warga Nabire Berhasil Ditemukan Polres Nabire
Berita ini 381 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:24

Momentum Hari Anti Korupsi Sedunia, Polres Nabire Tuntaskan Kasus Korupsi PLTS Distrik Moora: Negara Rugi Rp 785 Juta

Rabu, 10 Desember 2025 - 10:56

Wakil Wali Kota Bandung Erwin Ditetapkan Tersangka Penyalahgunaan Kekuasaan

Rabu, 10 Desember 2025 - 07:06

PCNU Nabire Siap Gelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU Angkatan Pertama

Selasa, 9 Desember 2025 - 07:26

Penyaluran Beras SPHP-FIS Diluncurkan Serentak di Polda Papua Tengah

Senin, 8 Desember 2025 - 06:21

Tokoh Pemuda Mamberamo, Simeon Yadeu, Imbau Warga Waroki Jaga Kondusifitas Menjelang Natal dan Tahun Baru

Senin, 8 Desember 2025 - 06:08

Ucapan terimakasih kepala suku Dani atas bantuan usaha ternak babi dari presiden Prabowo

Senin, 8 Desember 2025 - 05:51

Tokoh Pemuda Memberamu menyambut naik bantuan dari pemerintahan pusat, ucapan terimakasih

Minggu, 7 Desember 2025 - 10:15

PKS Nabire Beri Tali Asih Sembako, Wujud Solidaritas kepada Yayasan Difabel Papua Tengah

Berita Terbaru