Kadin Papua Tengah Apresiasi Subsidi Penerbangan: Buka Akses, Gerakkan Ekonomi Pedalaman

- Penulis

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah yang memprogramkan subsidi penerbangan ke wilayah pedalaman mendapat apresiasi dari Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Papua Tengah, Alexander gobai

Alexander menilai kebijakan tersebut bukan sekadar membantu masyarakat mendapatkan transportasi dengan biaya yang lebih terjangkau, tetapi menjadi langkah penting untuk membuka keterisolasian wilayah dan mempercepat pemerataan pembangunan di Papua Tengah.

 

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, kondisi geografis Papua Tengah yang sebagian wilayahnya sulit dijangkau melalui jalur darat membuat transportasi udara memiliki peran yang sangat strategis. Kehadiran penerbangan bersubsidi diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam memperoleh akses terhadap pelayanan kesehatan, pendidikan, kebutuhan pokok, pelayanan pemerintahan hingga aktivitas ekonomi.

 

> “Kami mengapresiasi langkah Pemprov Papua Tengah yang memberikan perhatian terhadap konektivitas masyarakat di daerah pedalaman. Ini bukan hanya soal penerbangan, tetapi bagaimana masyarakat di kampung-kampung terpencil bisa merasakan kehadiran pemerintah,” ujar Alexander gobai

 

Bukan Sekadar Subsidi Tiket

 

Alex menegaskan, subsidi penerbangan harus dipandang sebagai bagian dari investasi pemerintah untuk membangun konektivitas dan menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

 

Dengan terbukanya akses transportasi, hasil pertanian, perkebunan, peternakan maupun berbagai produk masyarakat dari wilayah pedalaman dapat lebih mudah dibawa ke pusat-pusat perdagangan.

 

“Ketika transportasi lancar, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak. Produk masyarakat bisa keluar, kebutuhan masyarakat bisa masuk, dan pelaku usaha memiliki kesempatan untuk berkembang,” katanya.

 

Ia berharap program tersebut dirancang secara tepat sasaran, transparan dan berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.

Baca Juga:  Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda

 

Kadin Dorong Pengawasan Bersama

 

Di sisi lain, Kadin Papua Tengah mendorong agar pelaksanaan subsidi penerbangan mendapat pengawasan secara bersama. Pemerintah, operator penerbangan, DPRP, pemerintah kabupaten dan masyarakat dinilai perlu memastikan program berjalan sesuai tujuan.

 

Alex mengingatkan agar subsidi tidak menjadi ruang bagi pihak tertentu untuk mengambil keuntungan yang merugikan masyarakat.

 

“Program ini menggunakan anggaran pemerintah dan tujuannya untuk kepentingan masyarakat. Karena itu, pelaksanaannya harus terbuka dan tepat sasaran,” tegasnya.

 

Ia juga berharap subsidi penerbangan tidak hanya menjadi program jangka pendek, tetapi dapat menjadi bagian dari strategi besar Pemprov Papua Tengah dalam membangun konektivitas antarwilayah.

 

Bagi Kadin Papua Tengah, pembangunan jalan dan jembatan tetap penting. Namun, untuk wilayah dengan kondisi geografis yang sulit, transportasi udara merupakan kebutuhan yang tidak dapat dipisahkan dari pelayanan publik dan pembangunan ekonomi.

 

Alex Gobai menilai, ketika masyarakat pedalaman memiliki akses transportasi yang lebih baik, maka jarak antara pusat pemerintahan dan masyarakat tidak lagi menjadi penghambat utama pembangunan.

 

“Pembangunan harus dirasakan sampai ke kampung-kampung. Jangan sampai masyarakat di pedalaman hanya menjadi penonton pembangunan. Mereka harus menjadi bagian dari pertumbuhan ekonomi Papua Tengah,” pungkasnya.

Berita Terkait

Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya
Tokoh Intelektual Puncak Jaya Karu Enumbi Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”
Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik
Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?
Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire
Berita ini 58 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:05

Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 - 07:31

Tokoh Intelektual Puncak Jaya Karu Enumbi Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah

Senin, 17 Agustus 2026 - 06:44

Kadin Papua Tengah Apresiasi Subsidi Penerbangan: Buka Akses, Gerakkan Ekonomi Pedalaman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 11:04

Anggota Banggar DPR Papua Tengah Bantah Isu Beredar, Fransiskus Magai Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Rabu, 12 Agustus 2026 - 09:07

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Bantah Isu Mengatasnamakan Banggar: “Itu Hoaks”

Senin, 10 Agustus 2026 - 15:49

Satgas PKH Disorot, wakil ketua III DPRP: Jangan Datang ke Papua Tengah Hanya Memicu Konflik

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:53

Rp250 Juta Diduga Ditawarkan Satgas PKH, Ada Apa di KM 102 Sriwo?

Minggu, 9 Agustus 2026 - 06:00

Dua Tahun Kasus RSUD Nabire Tak Kunjung Terungkap, Publik Pertanyakan Kinerja Kejaksaan Nabire

Berita Terbaru