DPRPT Tegaskan Komitmen Selamatkan Hak OAP Lewat Perdasus

- Penulis

Selasa, 15 Juli 2025 - 12:47

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanew.com Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Tengah (DPRPT) menyatakan komitmen kuatnya untuk menyelamatkan dan melindungi hak-hak dasar Orang Asli Papua (OAP) melalui penyusunan dan pengesahan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) bersama Majelis Rakyat Papua (MRP).

Langkah ini disampaikan dalam pertemuan resmi pimpinan DPRPT dengan MRP yang berlangsung di Nabire, Senin (14/7). Dalam pertemuan tersebut, Sony Bekies Kogoya, S.K.M., M.Kp., yang mewakili pimpinan DPRPT, hadir bersama John Nasion Robbi (NR), menegaskan bahwa penyusunan Perdasus merupakan bentuk nyata tanggung jawab negara dalam menjamin keberlangsungan hak-hak OAP di segala bidang kehidupan.

“Kami mendukung penuh inisiatif MRP yang telah menyusun dan menyerahkan draf Perdasus kepada DPR. Ini adalah langkah awal yang strategis untuk melindungi hak-hak OAP secara hukum,” ujar Bekies.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa dokumen draf Perdasus yang diterima akan dibahas dalam sidang paripurna DPRPT sebelum diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk mendapatkan pengesahan. Proses ini disebut sebagai bentuk sinergi antara lembaga legislatif dan lembaga kultural dalam merespons kebutuhan masyarakat adat Papua.

“Persoalan disetujui atau tidak adalah kewenangan kementerian. Tapi kami, DPR Papua Tengah, memberi dukungan penuh serta mengapresiasi kerja keras MRP,” tambah Bekies.

 

Bekies juga menekankan bahwa Perdasus ini dirancang untuk menjamin perlindungan menyeluruh bagi OAP baik dari sisi politik, sosial, budaya, maupun ekonomi.

“Kita dorong dan dukung bersama dengan tujuan menyelamatkan Orang Asli Papua,” tegasnya.

Baca Juga:  Ini Penjelasan Kapolres Nabire terkait kerusuhan di pasar malam Taman Gisi

Perdasus Jadi Pilar Pembangunan Papua Tengah

Wakil Ketua IV DPRPT, John Gobai, dalam kesempatan yang sama menambahkan bahwa draf Perdasus tersebut memuat aturan penting terkait perlindungan masyarakat adat, dan akan menjadi dasar hukum dalam pembangunan Papua Tengah yang berkeadilan dan inklusif.

“Hak-hak masyarakat adat harus dijaga. Perdasus ini akan menjadi pagar hukum bagi perlindungan mereka ke depan,” kata Gobai.

Menurutnya, keberadaan Perdasus bukan hanya sebagai produk hukum formal, melainkan sebagai landasan moral dan politik dalam merumuskan arah pembangunan Papua Tengah yang berpihak pada Orang Asli Papua.

Definisi OAP Diperjelas dalam Perdasus

Gobai juga menegaskan bahwa salah satu poin krusial dalam Perdasus ini adalah memperjelas definisi operasional terkait siapa yang secara hukum diakui sebagai Orang Asli Papua. Kejelasan ini sangat penting agar tidak terjadi multitafsir dalam penerapan berbagai program afirmatif dan perlindungan hukum.

 

“Peraturan ini akan menjadi pondasi penting bagi penyusunan Perdasus-perdasus berikutnya di masa depan, sehingga arah kebijakan provinsi tetap berpijak pada perlindungan dan pemberdayaan OAP,” pungkasnya.

 

Upaya penyusunan Perdasus ini dinilai sebagai langkah maju DPR Papua Tengah dan MRP dalam menjawab aspirasi masyarakat adat, sekaligus memperkuat kerangka hukum yang menjamin eksistensi dan martabat Orang Asli Papua di tengah dinamika pembangunan daerah

 

Papedanews

Berita Terkait

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil
Berita ini 68 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Rabu, 15 April 2026 - 12:59

Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Berita Terbaru