Diduga Bermain Nota Pembayaran, Cafe Star Tuai Kekecewaan Pengunjung

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 07:25

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Suasana malam yang seharusnya menjadi ajang bersantai berubah menjadi pengalaman tidak menyenangkan di Cafe Star yang beralamat jalan Trikora Nabire Papua tengah  Minggu 20 Juli 2025.

  1. Gilang sebagai salah satu pengunjung, menjadi korban dari dugaan permainan nota pembayaran yang dilakukan oleh pihak manajemen atau oknum di tempat tersebut.

 

Pada tanggal 2 Juli 2025, saya telah melakukan pembayaran sebesar Rp5.355.000 melalui transfer Bank Mandiri sebagai bentuk pelunasan seluruh tagihan malam Bukti transfer telah saya simpan dan siap ditunjukkan bila diperlukan. Namun, meskipun kewajiban sudah saya penuhi, saya tetap didatangi oleh seorang wanita penghibur malam yang meminta uang tambahan, Minggu pagi 20/7/2025 sekitar pukul 04:00 Wit dengan alasan bahwa gajinya telah dipotong karena saya disebut belum membayar.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Permintaan uang tambahan dengan alasan bahwa gajinya dipotong adalah bentuk tekanan psikologis yang tidak dapat dibenarkan. Terlebih lagi, pihak lain di tempat tersebut bahkan menyebut bahwa saya belum “menulis nota”, padahal sistem pencatatan bukanlah tanggung jawab pengunjung. Ini adalah bentuk manipulasi yang mencemarkan nama baik saya secara sepihak.

Baca Juga:  Miris Kasus Penahanan Gaji ASN Berujung Laporankan kepolisian

 

Fakta bahwa saya sudah melunasi tagihan, namun tetap dibebani secara moral dan dituduh belum membayar, memperkuat dugaan adanya praktik tidak transparan dalam sistem pembayaran di Cafe Star. Pernyataan bahwa gaji wanita tersebut dipotong karena saya tidak memberikan uang tambahan menimbulkan kesan bahwa manajemen melakukan pemotongan semena-mena atau menekan karyawan untuk menarik uang lebih dari tamu.

 

Saya merasa dirugikan, baik secara materiil maupun secara nama baik. Apa yang saya alami ini bukan hanya soal uang, tapi soal profesionalisme dan integritas sebuah tempat usaha. Jika pengunjung yang sudah membayar tetap dianggap bersalah, lalu siapa yang bisa merasa aman saat berkunjung?

Saya mendesak manajemen Cafe Star untuk memberikan klarifikasi resmi atas kejadian ini dan mengevaluasi sistem penagihan mereka. Jangan sampai kejadian serupa menimpa pengunjung lain. Keadilan dan transparansi harus ditegakkan, baik untuk pengunjung maupun karyawan.

Hingga berita ini terbit belum ada konfirmasi dari pihak menejemen Cafe star 

Berita Terkait

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi
Polres Mimika Ungkap Peredaran Sabu Sistem Tempel, Residivis Kembali Ditangkap
Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan
NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April
Berita ini 573 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:32

Sentuh Luka Kemanusiaan di Puncak, Gubernur dan wakil gubernur Papua Tengah Pastikan Korban Terlindungi dan Masa Depan Anak-anak Terjaga

Kamis, 16 April 2026 - 09:26

NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel

Rabu, 15 April 2026 - 12:59

Ini wajah Suroso pengelola Tambang ilegal di kali Cemara, kilometer 38

Selasa, 14 April 2026 - 14:37

Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana

Jumat, 10 April 2026 - 08:13

Belum Selesai Dibacakan, Pelantikan Pejabat Nabire Terhenti dan Picu Kontroversi

Jumat, 10 April 2026 - 06:13

Wagub Papua Tengah Resmikan Koperasi Merah Putih, Dorong Ekonomi Rakyat yang Mandiri dan Berkelanjutan

Minggu, 5 April 2026 - 16:44

NU Nabire Imbau Warga Tak Terprovokasi Hoaks Jelang Aksi 7 April

Sabtu, 4 April 2026 - 09:25

ESDM Papua Tengah: LPG dan BBM Tetap Normal, Distribusi Energi Stabil

Berita Terbaru