Danrem 173/PVB Pastikan Pelaku Transaksi Amunisi di Puncak Jaya Bukan Anggota Kodim

- Penulis

Selasa, 30 September 2025 - 09:51

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puncak jaya Papua Tengah papedanews.com Tim Gabungan Satgas Damai Cartenz 2025 yang terdiri dari Satgas Tindak, Gakkum, dan Intelijen berhasil menggagalkan transaksi jual beli amunisi di Kampung Karubate, Distrik Muara, Kabupaten Puncak Jaya, pada Senin (29/9) sekitar pukul 14.15 WIT.

Dalam operasi tersebut, dua orang pembeli berinisial HG (32) dan EE (18) berhasil diamankan. Dari tangan keduanya, petugas menyita barang bukti berupa 12 butir amunisi, terdiri atas:

6 butir kaliber 9 mm

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

2 butir kaliber 7.62 mm

4 butir kaliber 5.56 mm

Seluruh barang bukti beserta kedua pelaku saat ini telah diamankan di Polres Puncak Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2025, AKBP Bayu Suseno, menjelaskan bahwa keberhasilan operasi ini merupakan hasil kerja sama lintas satuan yang berfokus pada pencegahan peredaran senjata dan amunisi ilegal di Papua.

Baca Juga:  Darah Dan Api Di Tengah Demokrasi : Puncak Jaya Butuh Perlindungan

“Satgas Damai Cartenz berkomitmen untuk terus menindak tegas peredaran amunisi ilegal yang dapat mengancam situasi keamanan di wilayah Papua,” tegasnya.

Di sisi lain, muncul dugaan bahwa penjual amunisi merupakan oknum aparat. Menanggapi hal tersebut awak media papedanews.com meminta konfirmasi via WhatsApp Danrem 173/PVB Brigjen TNI Frits W.R. Pelamonia memberikan klarifikasi usai melakukan pengecekan langsung kepada Dandim 1714/Puncak Jaya.

“Danrem sudah cek secara langsung ke Dandim 1714 Puncak Jaya, dan dipastikan bahwa pelaku bukan anggota Kodim Puncak Jaya,” tegas Brigjen Frits.

Dengan keberhasilan ini, Satgas Damai Cartenz 2025 menegaskan kembali komitmennya dalam memutus jaringan peredaran senjata dan amunisi ilegal, sekaligus mengajak masyarakat berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait peredaran senjata di wilayah Papua.

Berita Terkait

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak
Berkas Perkara P-21, Polres Nabire Serahkan ABH dan Barang Bukti ke JPU
Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman
Semarak HUT ke-81 RI, Kepala Suku Besar Woa Gerki Waibusi Gelar Berbagai Kegiatan di Nabire
Berita ini 317 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:23

Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:42

Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:01

Petrus Tekege Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah: “Konektivitas Adalah Kunci Pembangunan”

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:05

Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya

Berita Terbaru