Satu Tahun Meki Nawipa–Deinas Geley Pimpin Papua Tengah, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Fondasi Pembangunan

- Penulis

Jumat, 20 Februari 2026 - 01:53

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Memasuki satu tahun kepemimpinan definitif, Gubernur Papua Tengah Meki Frits Nawipa bersama Wakil Gubernur Deinas Geley menegaskan komitmennya membangun fondasi yang kokoh bagi masa depan Provinsi Papua Tengah melalui penguatan sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, serta tata kelola pemerintahan yang transparan.

Refleksi perjalanan satu tahun pemerintahan tersebut disampaikan dalam dialog publik bertajuk “Satu Tahun Kepemimpinan Meki Nawipa–Deinas Geley” yang menghadirkan jurnalis senior Andi F. Noya sebagai moderator, Jumat (20/2/2026), di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Nabire.

Kegiatan ini disiarkan secara langsung oleh sejumlah stasiun televisi dan diikuti berbagai media nasional maupun daerah sebagai bentuk keterbukaan pemerintah kepada masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai provinsi Daerah Otonomi Baru (DOB), Pemerintah Provinsi Papua Tengah memfokuskan tahun pertama kepemimpinan pada peletakan dasar kebijakan strategis yang akan menjadi pijakan pembangunan jangka panjang.

Dalam dialog tersebut, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan prioritas utama pemerintah.

Di bidang pendidikan, Pemprov Papua Tengah telah merealisasikan program pendidikan gratis bagi 217 siswa, sekaligus memberikan bantuan kepada 150 siswa yang menempuh pendidikan di sejumlah lembaga pendidikan unggulan.

Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan pembiayaan kepada ribuan mahasiswa asal Papua Tengah yang sedang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

Upaya peningkatan kualitas pendidikan turut dilakukan melalui program sertifikasi guru, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, serta transformasi digital pendidikan dengan mendistribusikan 200 unit laptop ke sekolah-sekolah.

Pemerintah juga mulai menerapkan program full day school yang dipadukan dengan penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik. Program tersebut tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan anak, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi mama-mama Papua yang dilibatkan dalam penyediaan makanan bergizi.

Di sektor kesehatan, Pemprov Papua Tengah berkomitmen memperluas akses pelayanan hingga ke wilayah pegunungan dan daerah-daerah terpencil agar seluruh masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang layak.

Baca Juga:  Konferensi pers kerjunas motor ,Ajang Bergengsi ini akan berlangsung di runway bandara lama, berhadiah fantastis

Gubernur Nawipa menekankan bahwa pembangunan Papua Tengah tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah provinsi. Karena itu, sinergi dengan pemerintah kabupaten menjadi kunci, terutama dalam pengelolaan pendidikan menengah dan pelayanan publik lainnya.

Ia juga menegaskan komitmen membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data guna memastikan setiap program tepat sasaran.

Salah satu program yang tengah dipersiapkan adalah pemberian perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan bagi para pelayan keagamaan lintas agama. Saat ini program tersebut masih berada pada tahap verifikasi dan validasi data penerima manfaat.

Di sektor ekonomi, Pemerintah Provinsi Papua Tengah meluncurkan program bantuan 1.000 unit sepeda motor bagi perempuan muda yang belum memiliki pekerjaan tetap.

Program tersebut dirancang sebagai sarana penunjang usaha produktif agar para penerima manfaat dapat meningkatkan aktivitas ekonomi di kampung-kampung.

Pemerintah juga merencanakan pembangunan panti asuhan berkapasitas 200 orang yang akan dibangun di lima wilayah sebagai bagian dari penguatan infrastruktur sosial.

Selain itu, penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya di sektor pertambangan, menjadi salah satu strategi pemerintah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi daerah.

Berbagai intervensi ekonomi juga difokuskan pada sektor perikanan, peternakan, pertanian, dan perkebunan, termasuk pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Paniai, Dogiyai, Deiyai, dan Puncak Jaya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Papua Tengah Deinas Geley menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari besarnya anggaran maupun banyaknya proyek yang dibangun.

Menurutnya, ukuran utama keberhasilan pemerintah adalah sejauh mana keadilan sosial, pelayanan publik, dan manfaat pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat, terutama Orang Asli Papua (OAP).

Menutup dialog tersebut, Gubernur Meki Nawipa menegaskan bahwa berbagai program yang dijalankan selama tahun pertama bukanlah tujuan akhir, melainkan fondasi bagi pembangunan Papua Tengah dalam jangka panjang.

“Semua program ini adalah pondasi. Kita sedang menancapkan dasar yang kuat untuk generasi dan masa depan anak cucu Papua Tengah,” tegas Meki Nawipa. (*)

Berita Terkait

DPRK intan jaya meminta pihak dukcapil intan jaya segera mengatasi 40 pelajar yang mengalami kesulitan dalam sistem perekaman KTP dan KK
Dukung Program Gubernur, Dinkes Papua Tengah Gelar OJT di Paniai
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Meki Nawipa Undang Persipura ke Nabire Usai Gagal Promosi, Ini Alasannya
DPR Papua Tengah Nilai Pengamanan Aksi di Nabire Sangat Baik , Kapolres Nabire patut di jadikan contoh bagi Kapolres lain
NGERI.!! Beredar chat di salah satu grup ,terkait terafiliasi jaringan mafia togel
Luis Diduga Bos Besar Togel di Nabire, Jaringan Disebut Kuasai Lapangan polres Nabire, Polda Papua Tengah, entah kemana
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Berita Terbaru