Rute Baru Batik Air Ambon–Nabire Mulai 23 April 2026, Akses Papua Tengah Kian Terbuka

- Penulis

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Batik Air resmi membuka rute penerbangan baru Ambon–Nabire mulai 23 April 2026. Kehadiran rute ini memperkuat konektivitas udara di Papua Tengah sekaligus menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat.

 

Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah, Ewanggen Kogoya, menegaskan bahwa pemerintah daerah menyambut baik masuknya Batik Air di Bandara Douw Aturure Nabire.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, pembukaan rute ini menjadi langkah konkret dalam membuka keterisolasian wilayah serta mempercepat arus orang dan barang.

 

“Rute ini sangat strategis karena langsung menghubungkan Nabire dengan Ambon dan selanjutnya ke berbagai kota besar di Indonesia,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konektivitas melalui Ambon memberikan kemudahan bagi masyarakat Papua Tengah untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta, Surabaya, Makassar, hingga kota-kota di kawasan timur seperti Ternate, Sorong, Tual, Saumlaki, Namlea, dan Dobo.

 

Berdasarkan jadwal operasional, Batik Air melayani penerbangan empat kali dalam seminggu, yakni setiap Senin, Selasa, Kamis, dan Sabtu. Untuk rute Ambon menuju Nabire, pesawat berangkat pukul 07.10 WIT dan tiba pukul 08.55 WIT.

Baca Juga:  Antrean Check-in Batik Air di Bandara Soekarno-Hatta Dikeluhkan Penumpang, Pelayanan Diminta Dievaluasi

 

Sementara itu, rute Nabire menuju Ambon berangkat pukul 09.35 WIT dan tiba pukul 11.10 WIT.

 

Dengan jadwal tersebut, masyarakat kini memiliki pilihan perjalanan yang lebih cepat dan efisien.

 

Waktu tempuh yang lebih singkat membuka peluang baru dalam aktivitas ekonomi, distribusi logistik, hingga pengembangan sektor pariwisata.

 

Tidak hanya itu, kehadiran Batik Air juga menghadirkan harapan baru bagi masyarakat Nabire dan sekitarnya.

 

Akses yang semakin terbuka diyakini akan memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendorong percepatan pembangunan di Papua Tengah.

 

Di tengah upaya pemerataan pembangunan, pembukaan rute ini menjadi langkah nyata yang menghubungkan Papua Tengah dengan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi nasional.

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 99 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru