Program Sekolah Gratis Papua Tengah Selaras Arahan Presiden Prabowo, Gubernur Meki Nawipa Fokus Bangun SDM Unggul

- Penulis

Minggu, 8 Februari 2026 - 10:57

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) untuk mengimplementasikan kebijakan nasional, khususnya di sektor pendidikan, sejatinya telah lebih dahulu diwujudkan Pemerintah Provinsi Papua Tengah melalui Program Sekolah Gratis yang digagas Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui Keputusan Gubernur Papua Tengah Nomor 100.3.3.1/259 Tahun 2025 tentang Program Sekolah Gratis, yang ditandatangani di Nabire pada 3 Oktober 2025.

Bagi Gubernur Meki Nawipa, pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun masa depan Papua Tengah. Karena itu, pemerintah provinsi menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas pembangunan, berdampingan dengan peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur, dan pemberdayaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan di Papua Tengah harus menyentuh masyarakat akar rumput, dengan fokus pada pendidikan gratis, peningkatan layanan kesehatan, pembangunan infrastruktur pedalaman, serta penguatan kerja sama lintas kabupaten,” ujar Gubernur Meki Nawipa dalam berbagai kesempatan.

Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus melahirkan generasi Papua Tengah yang unggul, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan global.

Program Sekolah Gratis menjadi langkah nyata Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam memastikan setiap anak memperoleh akses pendidikan yang berkualitas tanpa diskriminasi, sejalan dengan amanat Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional.

Selain meringankan beban biaya pendidikan masyarakat, program ini juga diharapkan mampu menekan kesenjangan sosial dan ekonomi, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai modal utama pembangunan daerah.

Program Sekolah Gratis diberlakukan bagi seluruh satuan pendidikan tingkat SMA, SMK, dan SLB, baik negeri maupun swasta, di delapan kabupaten di Provinsi Papua Tengah, meliputi:

  • Kabupaten Nabire: SMA negeri dan swasta, SMK, SLB, serta asrama pelajar.
  • Kabupaten Mimika: SMA dan SMK negeri maupun swasta, serta SLB Negeri Mimika.
  • Kabupaten Dogiyai, Deiyai, dan Paniai: SMA, SMK, serta dukungan pembiayaan asrama putra dan putri.
  • Kabupaten Intan Jaya, Puncak, dan Puncak Jaya: seluruh satuan pendidikan SMA dan SMK.
Baca Juga:  Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan "Tameng" PT Kristalin: "Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Seluruh pembiayaan program bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Papua Tengah.

Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori sekolah dan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan, dengan kisaran Rp1 juta hingga Rp10 juta per siswa per tahun, termasuk dukungan khusus bagi sekolah berasrama yang disesuaikan dengan jumlah peserta didik dan harga satuan di masing-masing sekolah.

Pelaksanaan program berada di bawah pengawasan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Keputusan Gubernur tersebut mulai berlaku sejak 3 Oktober 2025 dan menjadi tonggak penting dalam upaya memperluas pemerataan akses pendidikan berkualitas di Papua Tengah.

Implementasi Program Sekolah Gratis menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Papua Tengah dalam mendukung arah kebijakan nasional di bidang pendidikan yang kini menjadi salah satu fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Meski telah berjalan lebih dahulu di Papua Tengah, semangat yang diusung memiliki tujuan yang sama, yakni memperkuat kualitas pendidikan, meningkatkan pemerataan layanan, dan membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Selain menghadirkan Program Sekolah Gratis, Gubernur Meki Nawipa juga mengajak seluruh kepala daerah di delapan kabupaten di Papua Tengah untuk memperkuat kolaborasi lintas wilayah dalam berbagai sektor strategis, terutama pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi kunci dalam mempercepat pemerataan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kolaborasi yang kuat, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dapat menciptakan lingkungan yang mendukung lahirnya generasi muda Papua Tengah yang cerdas, sehat, berkarakter, serta memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global. (*)

Berita Terkait

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
317 Mahasiswa Puncak Berangkat Kuliah, Meki Nawipa: Investasi Masa Depan Papua Tengah
Pesan Mendalam di Penamatan Siswa Sekolah Genius: Karakter dan Ilmu Kunci Kemajuan Papua Tengah
Anak Tidak Sekolah di Papua Tengah Turun 74 Ribu, Ini Strategi Pemprov
Lomba Bertutur Cerita Rakyat Papua Tengah Digelar, Upaya Nyata Lestarikan Budaya Generasi Muda
Sejarah Baru di Papua Tengah, Matahari Difable Centre Nabire Resmi Dibuka sebagai Pusat Rujukan Inklusi Pertama di Tanah Papua
Korem 173/Praja Vira Braja Gelar Karya Bakti dalam Rangka HUT TNI ke-80
Bahas Beasiswa dan Program Kerja, Yayasan TJB dan Dinkes Deiyai Gelar Sosialisasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:09

Perkuat Kapasitas Aparat Kampung, Gubernur Papua Tengah Tegaskan Pentingnya Adminduk

Senin, 13 Juli 2026 - 19:40

Akun TikTok Soroti Dugaan Korupsi RSUD Nabire, Minta Kejari Segera Tetapkan Tersangka

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:06

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Dukung Kinerja dan Pelayanan Publik

Senin, 6 Juli 2026 - 10:13

Respons Cepat Pemprov Papua Tengah, Dinkes Berhasil Terbangkan Bantuan Obat dan Logistik Medis ke Sugapa Intan Jaya

Senin, 6 Juli 2026 - 09:15

Kementan Salurkan 3 Juta Bibit Kakao untuk Nabire, Siapkan Perkebunan 3.100 Hektare

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Berita Terbaru