Peduli Pendidikan Anak Istimewa Calon Bupati Nabire Martinus Adii berkunjung Ke Yayasan INKLUSI MATAHARI NABIRE

- Penulis

Rabu, 13 November 2024 - 10:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, PapuaTengah, PAPEDANEWS.COM
Calon bupati martinus Adii berkunjung ke sekolah INKLUSI MATAHARI NABIRE yang beralamat di, perumahan graha kelapa dua blok G5&G6 Nabire Papua Tengah, yang didatangani kali ini merupakan sekolah berkebutuhan khusus,yakni SLB INKLUSI MATAHARI.rabu/13/11/2024.

Kedatangannya ke SLB INKLUSI MATAHARI itu sebagai komitmen untuk memperhatikan pendidikan khususnya, pendidikan untuk anak anak istimewa.

Puji Tuhan di beri kesempatan untuk mengunjungi SLB INKLUSI MATAHARI , dan berinteraksi langsung dengan anak-anak , dari kegiatan ini dapat menjadi contoh kita semua untuk selalu bersyukur dalam hidup dan tetap semangat, .ujar Martinus Adii

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Martinus Adii mengatakan lembaga pendidikan khusus harus di perhatikan pemerintah, karena dengan adanya lembaga pendidikan khusus dengan bapak ibu guru  yang begitu sabar, dapat menciptakan suatu hal baik untuk masa yang akan datang.

Dalam agenda kunjungan calon bupati martinus Adii ke SLB INKLUSI MATAHARI , guru dan anak anak merasa senang sekali Martinus Adii mendapatkan pelukan dari sejumlah anak-anak istimewa .

Ketua yayasan, Maria Yetia Saputri Kapitarauw S.Sos MM mengatakan , ”
Saya merasa senang sekali atas kunjungan calon Bupati Nabire Martinus Adii tidak ada angin tidak ada hujan tiba tiba Beliau Na berkunjung ke yayasan  kami .”

Baca Juga:  Korem 173 memberikan bantuan rumah dan sumur bor air bersih kepada Kepala Suku Dani

Selama ini tidak ada satu pejabat pun yang mau mengunjungi atau mendatangi yayasan kami , dengan kehadiran Beliau ini terbit harapan dan semangat bagi kami kaum difabel di Nabire ini, karna kami pun di anggap manusia, kami di anggap orang , kami ada di lingkungan masyarakat , padahal sekali pun kami kaum minoritas atau orang-orang pinggiran kami berharap kehadiran kami juga bisa di terima dan di bantu , kita hidup bersama sama kami bisa hidup layaknya seperti orang lain yang lebih baik.

Maria yetiasaputri kapitarauw S.sos MM menambahkan , harapan saya kedepan semoga pemerintah memberikan perhatian , kepedulian dan bantuan kepada sodara sodara kita yang difabel baik cacat fisik cacat mental maupun anak anak yatim piatu dan anak anak putus sekolah di yayasan ini , karna kami sangat membutuhkan untuk memperbaiki penampungan yang sangat tidak layak juga kami ingin bisa membangun sekolah menambah ruang kelas sekali pun ini sekolah gratis untuk oap bahkan diberikan makanan gratis , kami juga berharap bisa menyekolahkan anak anak Papua dengan layak supaya nyaman dalam belajar , dan menjadi anak-anak yang pintar , mempunyai masa depan yang cerah
Berguna untuk bangsa dan negara terkhusus di tanah Papua.
( M. Irpan )

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru