Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

- Penulis

Senin, 7 September 2026 - 10:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

NABIRE, Papua Tengah papedanews.com  Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Nabire, Marsel Aseren, angkat bicara terkait insiden kecelakaan lalu lintas yang terjadi di kawasan Kalibobo, Nabire, pada Minggu (6/9/2026) dini hari.

‎Klarifikasi tersebut disampaikan Marsel saat dihubungi awak media papedanews melalui sambungan telepon. Ia menegaskan bahwa kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut merupakan kendaraan pribadi milik keluarga, bukan kendaraan dinas maupun kendaraan operasional BGN.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎“Barang itu barang pribadi, mobil milik pribadi keluarga, berplat putih dan bukan mobil dinas atau kendaraan operasional kantor,” tegas Marsel.

‎Menurutnya, kendaraan tersebut memang biasa digunakan untuk kebutuhan pribadi dan keluarga, termasuk menunjang aktivitas sehari-hari. Ia juga menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi tepat di depan rumah tempat tinggalnya.

‎Kendaraan yang saat itu dikemudikan oleh kerabat keluarganya mengalami kecelakaan hingga menabrak tiang listrik. Setelah kejadian, kendaraan langsung dievakuasi ke halaman rumah untuk menghindari gangguan lebih lanjut di sekitar lokasi.

‎Marsel memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka serius dalam peristiwa tersebut. Pengemudi kendaraan juga disebut dalam kondisi baik.

‎“Tidak ada korban apa-apa, sopir dalam keadaan baik. Kejadiannya di depan rumah dan langsung kita evakuasi serta perbaiki tiang listrik. Kami sudah membicarakan hal ini secara kekeluargaan,” jelasnya.

‎Bantah Isu yang Beredar di Media Sosial

‎Selain menjelaskan status kendaraan dan kronologi kejadian, Marsel juga menanggapi berbagai informasi yang berkembang di media sosial, khususnya di sejumlah grup Facebook.

‎Ia membantah narasi yang mengaitkan kecelakaan tersebut dengan dugaan konsumsi minuman keras (miras). Menurutnya, informasi tersebut merupakan spekulasi yang tidak seharusnya disimpulkan tanpa adanya konfirmasi dan fakta yang jelas.

Baca Juga:  PCNU Nabire Siap Gelar Pendidikan Dasar Kader Penggerak NU Angkatan Pertama

‎Marsel menyayangkan adanya pihak yang menyebarkan rekaman kejadian dan kemudian memberikan narasi yang menurutnya tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

‎Ia meminta masyarakat untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi, terlebih jika informasi tersebut berpotensi merugikan atau menyudutkan pihak tertentu.

‎“Jangan sampai karena sebuah video yang beredar, kemudian orang langsung mengambil kesimpulan sendiri tanpa mengetahui kejadian sebenarnya,” ujarnya.

‎Marsel menjelaskan bahwa persoalan yang timbul akibat kecelakaan tersebut telah segera ditangani. Pihaknya melakukan perbaikan terhadap tiang listrik yang terdampak serta berkomunikasi dengan pemilik rumah di sekitar lokasi.

‎Menurutnya, persoalan tersebut telah diselesaikan secara damai dan kekeluargaan tidak lama setelah kejadian.

‎Untuk meluruskan informasi yang berkembang, Marsel juga mengaku telah berkoordinasi dgn Kepolisisan serta menyampaikan duduk perkara kejadian tersebut kepada Kapolres Nabire.

‎termasuk perbuatan Oknum Anggota Yang Memviralkan musibah tersebut untuk kepentingan konten FBPRO

‎Ia berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan gambaran yang lebih utuh kepada masyarakat sekaligus menghentikan berkembangnya informasi yang tidak sesuai dengan fakta.

‎Marsel mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Menurutnya, setiap informasi yang beredar sebaiknya terlebih dahulu dikonfirmasi kepada pihak terkait sebelum dipercaya atau disebarluaskan.

‎Ia kembali menegaskan bahwa berdasarkan keterangannya, insiden di Kalibobo tersebut merupakan musibah lalu lintas yang melibatkan kendaraan pribadi dan telah diselesaikan secara kekeluargaan.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?
Berita ini 201 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru