Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks

- Penulis

Minggu, 6 September 2026 - 12:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎Nabire papua tengah papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa informasi mengenai larangan aktivitas perdagangan dan kegiatan masyarakat di Pantai Nabire yang beredar luas melalui media sosial adalah informasi palsu atau hoaks

‎

‎Informasi tersebut disebarkan dalam bentuk selebaran dan stiker di sejumlah platform media sosial dengan narasi bahwa mulai 6 September 2026 dan seterusnya**, seluruh aktivitas dagang dan kegiatan lainnya di Pantai Nabire akan ditutup berdasarkan instruksi Gubernur Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

‎

‎Menanggapi informasi tersebut, Gubernur Papua Tengah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengeluarkan instruksi maupun kebijakan terkait penutupan aktivitas perdagangan di Pantai Nabire.

‎

‎“Itu berita bohong atau informasi palsu yang sengaja disebarkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,” tegas Gubernur Papua Tengah.

‎

‎Gubernur juga menjelaskan bahwa pengelolaan Pantai Nabire bukan merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. Kewenangan dan tanggung jawab atas pengelolaan kawasan tersebut berada pada Pemerintah Kabupaten Nabire sesuai dengan kewenangan pemerintahan daerah.

‎

‎“Itu bukan kewenangan Pemprov. Gubernur tidak pernah menerbitkan instruksi terkait. Itu ranahnya Bupati,” jelasnya.

Baca Juga:  Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah

‎

‎Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarluaskan informasi yang belum diketahui kebenarannya. Masyarakat diminta untuk terlebih dahulu melakukan verifikasi dan pengecekan silang terhadap setiap informasi yang beredar, khususnya informasi yang mengatasnamakan pemerintah atau pejabat daerah.

‎

‎Masyarakat juga diharapkan lebih cerdas dan kritis dalam menerima informasi di media sosial, terutama terhadap konten yang mengandung framing tidak akurat, provokatif, maupun berpotensi menimbulkan disinformasi di tengah masyarakat.

‎

‎“Mari gunakan media sosial secara baik dan bertanggung jawab. Lakukan check and recheck sesuai etika dalam hierarki pemerintahan dan prinsip etika sosial kemasyarakatan,”pesan Gubernur.

‎

‎Pemerintah Provinsi Papua Tengah menegaskan bahwa klarifikasi ini disampaikan untuk mencegah berkembangnya informasi yang tidak benar sekaligus menjaga ketenangan masyarakat. Pemerintah mengajak seluruh pihak, termasuk pengguna media sosial dan insan pers, untuk mengedepankan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.

‎

‎Minggu, 6 September 2026

‎Juru Bicara Gubernur Papua Tengah

‎Emanuel You

Berita Terkait

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru
Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”
Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta
Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas
Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.
BREAKING NEWS: Video Adu Fisik Pelajar di Lorong Tengah Klinik Gresli Beredar, Identitas Masih Diverifikasi
DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.
Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya
Berita ini 19 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru