MUI Papua Tengah Dukung “Jihad Ekonomi” untuk Kedaulatan Pangan dan Energi

- Penulis

Senin, 11 Agustus 2025 - 03:01

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta papedanews.com Kemandirian ekonomi adalah kunci martabat dan kemajuan umat. Dengan semangat itu, Ketua MUI Provinsi Papua Tengah, K.H. Muhammad Rofik, bersama Sekretaris II Suryono Al Farizi, dan Ketua Komisi Ekonomi Umat, Tabroni M. Cahya, S.H., menghadiri Sidang Tahunan Ekonomi Umat di Hotel Sultan Jakarta, 8–10 Agustus 2025.

Sidang tahunan yang diinisiasi Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat MUI ini mengangkat tema “Kedaulatan Pangan dan Energi untuk Pemberdayaan Ekonomi Umat”. Forum strategis ini mempertemukan para ulama, akademisi, pelaku usaha, dan pemangku kebijakan untuk merumuskan langkah nyata memperkuat basis ekonomi umat.

Sekjen MUI, Buya Amirsyah Tambunan, dalam kesempatan itu menyerahkan Penghargaan Tokoh Inspiratif Pemberdayaan Ekonomi Umat kepada Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif H. Sandiaga Uno, yang diwakili oleh Deva Rachman, Wakil Ketua Panitia Pelaksana.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deva Rachman menegaskan, sidang ini melahirkan Resolusi Jihad Ekonomi 2025, yang menempatkan kedaulatan pangan dan energi sebagai fondasi ketahanan ekonomi nasional, sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasal 33 ayat (3).

Baca Juga:  RAPPP Jadi Harapan Baru, Gubernur Meki Nawipa Dorong Percepatan Pembangunan Tanah Papua

Inti Resolusi

Penguatan koperasi dan UMKM berbasis masjid dan pesantren melalui sinergi BUMDes, BMT, BPRS, KSPPS, dan pelaku usaha lokal, termasuk revisi UU No. 25/1992.

Gerakan Nasional Menanam di lahan tidak produktif, pengembangan integrated farming, dan pembentukan BUMN pembenihan unggul.

Road map energi baru terbarukan yang melibatkan ormas Islam dan usaha kecil, serta pemanfaatan energi nuklir untuk kemaslahatan umat.

Optimalisasi zakat, infak, sedekah, dan wakaf melalui peran aktif masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi.

 

Distribusi aset strategis bagi ormas Islam, termasuk lahan tambang, perkebunan, dan hutan untuk karbon kredit.

Resolusi ini disusun oleh tokoh MUI pusat dan daerah, lembaga ekonomi syariah, wakaf, serta akademisi yang tergabung dalam tim perumus.

Sidang ini bukan sekadar pertemuan, tetapi deklarasi tekad bersama untuk memerdekakan ekonomi umat. Dengan kebersamaan, kerja nyata, dan komitmen pada nilai-nilai syariah, MUI optimistis kedaulatan pangan dan energi dapat menjadi motor penggerak kemakmuran yang adil dan berkelanjutan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 15 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru