Nabire papua tengah papedanews.com Kebijakan Pemerintah Provinsi Papua Tengah memberikan subsidi transportasi udara melalui maskapai AMA mendapat apresiasi dari Wakil Ketua III DPR Papua Tengah, Sony Bekies Kogoya, S.K.M., M.K.P.
Menurut Sony, subsidi penerbangan tersebut menjadi langkah nyata pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, khususnya warga yang tinggal di wilayah terpencil dengan akses transportasi yang terbatas.
Hal itu disampaikan Sony saat di hubungi awak media papedanews melalui via telpon, Nabire, Senin (24/8/2026).
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pembicaraan Sony mengatakan, selama ini mahalnya biaya penerbangan menjadi salah satu kendala utama bagi masyarakat di wilayah pedalaman. Dalam kondisi tertentu, harga tiket pesawat dapat mencapai Rp2 juta hingga Rp2,5 juta per orang.
Namun, melalui kebijakan subsidi pemerintah, masyarakat kini dapat memperoleh tiket dengan harga yang jauh lebih terjangkau, yakni sekitar Rp400 ribu per orang.
“Selama ini masyarakat mengalami kesulitan karena biaya transportasi udara sangat mahal. Tiket bisa mencapai Rp2 juta hingga Rp2,5 juta, bahkan lebih. Dengan adanya subsidi, biaya tiket bisa ditekan menjadi sekitar Rp400 ribu per orang,” ujar Sony.
Ia menyebut sejumlah wilayah telah merasakan manfaat penerbangan bersubsidi AMA, di antaranya Bilogai, Intan Jaya, Paniai, Deiyai, Togiyai hingga Mulia.
Menurutnya, kehadiran penerbangan dengan tarif terjangkau bukan hanya mempermudah masyarakat bepergian, tetapi juga membuka akses terhadap berbagai kebutuhan dasar.
“Masyarakat ekonomi lemah sangat terbantu. Ini bukan hanya soal transportasi, tetapi bagaimana masyarakat bisa lebih mudah mendapatkan pelayanan kesehatan, pendidikan, memenuhi kebutuhan ekonomi dan berhubungan dengan keluarga,” jelasnya.
Sony menilai kondisi geografis Papua Tengah yang memiliki banyak wilayah pegunungan dan sulit dijangkau melalui jalur darat membuat transportasi udara memiliki posisi yang sangat penting.
Karena itu, ia mengapresiasi langkah Gubernur Papua Tengah yang memberikan perhatian terhadap kebutuhan transportasi masyarakat di daerah terpencil.
“Kami di DPR Papua Tengah sangat mendukung dan mengapresiasi kebijakan Gubernur Papua Tengah dalam memberikan subsidi transportasi udara bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia berharap program tersebut dapat terus dipertahankan dan dikembangkan, termasuk memperluas rute penerbangan ke wilayah-wilayah terpencil lainnya yang masih membutuhkan akses transportasi.
Sony menegaskan, subsidi penerbangan harus dipandang sebagai bagian dari pelayanan publik dan pemerataan pembangunan di Papua Tengah.
“Kalau akses transportasi semakin mudah dan terjangkau, maka masyarakat di pedalaman juga memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan pelayanan dan mengembangkan kehidupan ekonominya,” pungkas Sony.



























