polres Nabire : 467 Personel Dikerahkan Amankan Kegiatan Masyarakat pada 1 Mei 2025

- Penulis

Rabu, 30 April 2025 - 10:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

oplus_0

oplus_0

Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Menjelang peringatan Hari Buruh pada 1 Mei 2025, Polres Nabire menggelar apel kesiapan pengamanan di Lapangan Mapolres Nabire untuk mengantisipasi giat masyarakat pada tanggal 01 Mei 2025 di berbagai titik strategis di Kota Nabire.

Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., menyampaikan bahwa sebanyak 467 personel kepolisian telah disiapkan untuk mengamankan sejumlah kegiatan masyarakat yang akan berlangsung esok hari.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tiga kegiatan utama yang akan menjadi perhatian untuk diamankan pada 1 Mei yaitu :

1. Diskusi Terbuka di Aula RRI Nabire, yang membahas apakah 1 Mei merupakan hari aneksasi atau hari Papua bergabung dengan NKRI. Kegiatan ini diperkirakan diikuti oleh 200–300 peserta.

2. Perayaan HUT Ke 63 Gereja Immanuel GKI Kota Lama, termasuk kegiatan jalan santai pada pagi hari.

3. Diskusi Tertutup di Sejumlah Asrama Mahasiswa, yang juga menjadi perhatian khusus aparat keamanan.

Selain itu, empat titik pengamanan yang perlu mendapatkan perhatian di mana juga ditempatkan personel antara lain:

Perempatan Hotel Adamant

Pasar Karang

Pasar Kalibobo

Depan RSUD Nabire

Termasuk keterlibatan Unit patroli mobile

Baca Juga:  Wakil gubernur Papua Tengah Deinas Geley dan bupati mimika Warnai Pembukaan FORNAS VIII di NTB”

Serta bantuan back upan pers Brimob Yon C sebagai peleton PHH yang membantu menangani dinamika peningkatan situasi lapangan.

Gabungan personel juga disiagakan di Pos Pasar Kalibobo untuk membackup keamanan di area sekitar Universitas Satya Wiyata Mandala (Uswim) dan sekitarnya.

Kapolres juga mengimbau masyarakat agar menghindari tindakan provokatif dan tidak menyebarkan informasi palsu yang dapat memicu ketegangan. Khusus bagi warga yang menjual bahan bakar eceran, diminta untuk tidak beroperasi di pinggir jalan demi menghindari resiko saat terjadi situasi chaos.

“Kami mengajak seluruh warga Kota Nabire untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya masing-masing. Jika ada indikasi melihat pergerakan massa atau tindakan kriminal, segera laporkan melalui nomor layanan Polres dan Polsek terdekat,” ujar AKBP Samuel.

Koordinasi juga dilakukan dengan instansi lain seperti pemadam kebakaran dan PLN untuk merespons cepat apabila terjadi keadaan darurat.

“Intinya mari kita jaga Kota Nabire, jaga Ibu Kota Provinsi kita ini dengan baik, dan bersama-sama wujudkan situasi yang aman, tertib, dan damai,” tutup Kapolres.

Papedanews

Berita Terkait

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB
P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial
Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan
Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah
Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat
Gubernur Wakil Pempus di Daerah, ada Aturan Mainnya, Jangan Serang Meluluh.
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya
Berita ini 88 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:53

Rusun ASN Papua Tengah Resmi Diserahterimakan, Tonggak Penguatan Pemerintahan dan Pelayanan Publik di DOB

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:28

P2N Papua Tengah Edukasi 400 Perempuan di Nabire, Perkuat Literasi Digital dan Ajak Bijak Bermedia Sosial

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:27

Masyarakat Nifasi Tegaskan Bukan “Tameng” PT Kristalin: “Kami Sedang Mempertahankan Hak dan Sumber Penghidupan

Senin, 6 Juli 2026 - 07:07

Ketua DPW PPP Papua: Jangan Terprovokasi Video Lama Gubernur Papua Tengah

Minggu, 5 Juli 2026 - 09:23

Isu kedatangan satgas PKH ke wilayah adat makimi mendapatkan penolakan, ini penjelasan ketua dewan adat

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:23

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Jumat, 3 Juli 2026 - 13:48

Alexander Gobai: Jangan Serang Gubernur Semata, Ada Aturan Mainnya

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:05

Sebuah video Beredar ,Mengaku Bertanggung Jawab atas Penembakan pilot dan Pesawat.

Berita Terbaru