BANGKIT Papua Tengah Diluncurkan, Pemprov Salurkan BLT Otsus untuk Percepat Penurunan Stunting

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:52

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah Papedanews.com Pemerintah Provinsi Papua Tengah resmi meluncurkan Program Bangun Generasi dan Keluarga yang Inklusif dan Tangguh (BANGKIT) Papua Tengah sebagai strategi mempercepat penurunan stunting, mengurangi kemiskinan, sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Orang Asli Papua (OAP).

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Gubernur Papua Tengah, Meki F. Nawipa, di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah, Selasa (21/7/2026), bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Tengah.

Dalam program ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT)yang bersumber dari Dana Otonomi Khusus (Otsus) kepada balita OAP. Setiap penerima akan memperoleh bantuan sebesar Rp350 ribu per bulan selama satu tahun atau Rp4,2 juta per anak, dengan nominal bantuan disesuaikan dengan jumlah balita dalam setiap keluarga.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Meki Nawipa mengatakan Program BANGKIT merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan. Selain membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga, program ini juga diharapkan mampu mendukung pemenuhan kebutuhan gizi anak sehingga angka stunting di Papua Tengah dapat ditekan secara signifikan.

Ia menjelaskan, Program BANGKIT telah ditetapkan sebagai salah satu program prioritas dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Papua Tengah. Pemerintah juga memperkuat sistem pendataan agar penyaluran bantuan berlangsung tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.

Baca Juga:  Monitoring Dan Evaluasi Data Sarana Prasarana ,Alat Kesehatan Di RSUD Serui Oleh Dinas Kesehatan

Pada tahun 2026, Pemerintah Provinsi Papua Tengah mengalokasikan anggaran sebesar Rp18,5 miliar melalui Dana Otsus untuk menjangkau sekitar 1.000 balita di empat kabupaten, yakni Paniai, Dogiyai, Intan Jaya, dan Puncak Jaya. Sementara pada tahun berikutnya, program tersebut akan diperluas ke empat kabupaten lainnya di wilayah Papua Tengah.

Peluncuran Program BANGKIT ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan empat pemerintah kabupaten penerima manfaat sebagai bentuk komitmen dalam menyukseskan pelaksanaan program.

Program ini juga mendapat dukungan dari SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) melalui penguatan tata kelola, pemanfaatan data, serta koordinasi pelaksanaan guna memastikan bantuan tersalurkan secara efektif dan tepat sasaran.

Melalui Program BANGKIT, Pemerintah Provinsi Papua Tengah berharap dapat menciptakan generasi Orang Asli Papua yang lebih sehat, bebas stunting, serta memiliki kualitas SDM yang lebih baik sebagai fondasi pembangunan daerah di masa mendatang.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 12 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru