Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Gubernur Papua Tengah Meki Fritz Nawipa melakukan kunjungan langsung ke Kabupaten Puncak menyusul insiden penembakan yang menewaskan dan melukai warga sipil. Kunjungan tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Papua Tengah terhadap masyarakat yang terdampak tragedi kemanusiaan tersebut. Jumat (17/04/2026)
Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Wakil Gubernur, Kapolda Papua Tengah, Danrem 173/PVB, unsur Majelis Rakyat Papua, Dinas Kesehatan Provinsi, serta perwakilan Dewan Perwakilan Rakyat Papua Tengah yakni Wakil Ketua Komisi V. Rombongan meninjau langsung kondisi korban, keluarga terdampak, serta situasi keamanan di wilayah kejadian.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Usai kunjungan, Gubernur Papua Tengah tiba kembali di Nabire pada pukul 15.00 WIT melalui Bandara Douw Aturure.
Dalam keterangannya, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban hingga sembuh total. Menurutnya, para korban tidak boleh merasa sendiri menghadapi musibah ini.
Pemerintah hadir untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan maksimal. Selain itu, perhatian khusus juga diberikan kepada anak-anak korban. Gubernur mengungkapkan terdapat tiga anak yang ayahnya telah meninggal dunia dalam peristiwa sebelumnya.
Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan mempertimbangkan untuk membiayai pendidikan ketiga anak tersebut agar mereka tetap mendapatkan masa depan yang layak dan kelak dapat kembali membangun daerahnya.
Terkait situasi di lapangan, Gubernur menjelaskan komunikasi dan dialog dengan masyarakat terus dilakukan. Dari hasil koordinasi sementara, satu kampung telah dinyatakan kondusif, sementara dua kampung lainnya masih membutuhkan pengecekan lebih lanjut untuk memastikan kemungkinan adanya korban lain.
Pemerintah daerah bersama tim gabungan juga tengah menyiapkan langkah tanggap darurat. Dukungan logistik, tenda pengungsian, dan kebutuhan dasar masyarakat akan segera diperkuat, termasuk bantuan tambahan bagi Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya yang telah lebih dulu bergerak di lapangan.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga mengecam keras tindakan kekerasan yang mengakibatkan anak-anak dan perempuan menjadi korban. Ia menegaskan bahwa penanganan keamanan harus dilakukan secara profesional, tepat sasaran, dan tidak mengorbankan warga sipil yang tidak bersalah.
Menurutnya, pendekatan ke depan harus mengedepankan dialog, komunikasi, serta langkah-langkah humanis. Pemerintah Provinsi Papua Tengah akan terus mendorong solusi damai melalui diplomasi kemanusiaan demi menciptakan keamanan yang berkelanjutan di wilayah pegunungan Papua.
“Kami ingin memastikan bahwa negara hadir. Anak-anak dan perempuan tidak boleh menjadi korban. Ke depan, penyelesaian persoalan harus lebih mengutamakan komunikasi, pendekatan humanis, dan solusi damai,” tegas Gubernur.





















