Nabire Papua Tengah papedanews.com Tokoh Pemuda Papua Tengah, Alexander Gobai mengajak masyarakat agar tidak terus-menerus menyalahkan Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa atas berbagai persoalan yang berkembang di daerah. Menurutnya, dalam penyelenggaraan pemerintahan terdapat mekanisme dan pembagian tugas yang harus dipahami semua pihak.
Gobai menyampaikan pernyataan tersebut menyikapi maraknya kritik dan berbagai unggahan di media sosial, seperti Facebook, grup WhatsApp, Instagram, TikTok, dan platform lainnya yang belakangan banyak menyoroti kinerja Gubernur Papua Tengah.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Gobai, berbagai kritik yang diarahkan kepada gubernur justru menunjukkan bahwa pemerintah provinsi sedang berupaya meletakkan fondasi pembangunan Papua Tengah di berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, ekonomi, pengembangan sumber daya manusia hingga sektor lainnya.
“Gubernur selama memimpin tidak pernah berhenti memikirkan berbagai persoalan dan solusi untuk kemajuan Papua Tengah. Beliau terus membangun koordinasi dan komunikasi agar seluruh lini pemerintahan dapat berjalan dengan baik. Karena itu jangan terus-menerus menyerang gubernur. Ada aturan main dalam pemerintahan,” ujar Gobai.
Gobai menjelaskan, terkait anggapan bahwa gubernur belum banyak melakukan kunjungan ke sejumlah daerah, hal tersebut menurutnya tidak dapat dilihat secara sepihak. Ia menilai keberhasilan koordinasi juga bergantung pada komunikasi antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten.
“Kadang-kadang bukan karena gubernur tidak ingin turun ke daerah, tetapi komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah kabupaten belum terbangun secara maksimal. Semua pihak harus membuka diri untuk berdiskusi dan berkoordinasi. Kalau semua terkoordinasi akan lebih mudah, tetapi akan sulit apabila ada pihak yang berjalan sendiri,” katanya.
Selain itu, Gobai juga mendorong Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah agar lebih proaktif menjalankan fungsi pengawasan melalui pembentukan Panitia Khusus (Pansus), menggelar rapat, mengambil keputusan, serta melakukan peninjauan langsung ke lapangan.
Ia juga berharap Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah turut menjalankan peran sesuai kewenangannya dalam mengawal berbagai persoalan yang terjadi di daerah.
“Semua persoalan tidak harus dibebankan kepada gubernur. DPR dan MRP juga memiliki tugas dan fungsi masing-masing dalam mengawasi jalannya pemerintahan serta mencari solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat,” ujarnya.
Di akhir keterangannya, Gobai mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengedepankan kritik yang konstruktif serta memberikan edukasi dan masukan yang membangun demi percepatan pembangunan dan kemajuan Papua Tengah.





















