Tahap pemeriksaan saksi !! Masyarakat Diminta Bersabar, Penyidikan RSUD Butuh Pembuktian Matang

- Penulis

Senin, 25 Agustus 2025 - 07:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri, Chrispo Simanjuntak, S.H, saat di temui Awak media papedanews diruangan nya menegaskan bahwa penyidikan dugaan tindak pidana korupsi di RSUD masih terus berjalan. Saat ini, tim jaksa masih fokus pada pemeriksaan saksi dan verifikasi dokumen-dokumen awal.

“Dokumen-dokumen yang kita terima harus diverifikasi satu per satu. Misalnya terkait pembelian barang A, B, atau C, termasuk pembayaran honor, semuanya harus diklarifikasi langsung kepada pihak penerima,” jelas Simanjuntak, (25/8/2025).

Ia menambahkan, proses penyidikan ini membutuhkan waktu yang cukup panjang karena harus dilakukan secara hati-hati agar pembuktian menjadi sempurna.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bukan berarti kita tidak bekerja, tapi memang supaya pembuktiannya baik dan kuat di pengadilan,” katanya.

Baca Juga:  Potensi Penyalahgunaan DBH Oleh Kepala Daerah, MASYARAKAT HARUS KAWAL

Hingga saat ini, penyidik telah menyita dua box dokumen dari pihak RSUD. Namun, penetapan tersangka dipastikan belum bisa dilakukan dalam waktu dekat.

“Penetapan tersangka itu harus didukung minimal dua alat bukti, termasuk audit resmi terkait kerugian keuangan negara. Itu bisa dari BPK, BPKP, Inspektorat, atau akuntan publik,” ungkapnya.

 

Simanjuntak menegaskan, penyidikan tidak boleh dilakukan secara tergesa-gesa dan tidak ada intervensi dari pihak manapun.

“Kami berharap masyarakat bersabar dan percaya kepada kami. Kalau ada informasi tambahan seputar RSUD, silakan sampaikan langsung ke kami, baik melalui media atau datang ke kantor kejaksaan,” ujarnya.

Terkait kapan kasus ini dapat dituntaskan, Kasi Pidsus memperkirakan paling cepat akan ada perkembangan signifikan pada tahun depan.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 105 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru