Mirago Jadi Sorotan, Satgas PKH Ditantang Bertindak Tegas terhadap Dugaan Tambang Emas Skala Besar

- Penulis

Sabtu, 25 Juli 2026 - 05:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Aktivitas pertambangan emas skala besar di wilayah Mirago bertempat di kampung lagari sp 1 distrik makimi kabupaten Nabire Papua Tengah mulai menjadi sorotan publik setelah video aktivitas Tambang tersebar di sejumlah grup WhatsApp Sejumlah kalangan mendesak Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) untuk mengambil langkah tegas apabila ditemukan adanya aktivitas pertambangan yang melanggar ketentuan hukum dan merusak kawasan hutan.

 

Desakan tersebut muncul sebagai bentuk harapan agar penegakan hukum dilakukan secara adil dan tidak tebang pilih. Masyarakat menilai, jika sebelumnya Satgas PKH telah melakukan tindakan terhadap sejumlah perusahaan yang diduga beroperasi tanpa memenuhi ketentuan perizinan, maka pengawasan yang sama juga harus diterapkan terhadap seluruh aktivitas tambang, termasuk yang beroperasi di kawasan Mirago.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Praktik pertambangan yang tidak sesuai aturan dinilai berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan, mengancam sumber mata pencaharian masyarakat adat, serta memicu konflik sosial apabila tidak ditangani secara serius.

Baca Juga:  Ketua Umum KONI  Papua Tengah Turun Lantik pengurus Koni Puncak Definitif

 

Karena itu, Satgas PKH didorong untuk segera melakukan investigasi lapangan guna memastikan legalitas kegiatan pertambangan di Mirago. Apabila ditemukan pelanggaran terhadap ketentuan perizinan, kawasan hutan, maupun regulasi pertambangan, maka tindakan penegakan hukum harus dilakukan sesuai peraturan yang berlaku.

 

Di sisi lain, masyarakat juga mengingatkan pentingnya asas praduga tak bersalah. Setiap dugaan pelanggaran perlu dibuktikan melalui proses pemeriksaan yang objektif, transparan, dan berdasarkan fakta di lapangan.

 

Publik kini menanti langkah konkret pemerintah dan aparat penegak hukum. Penegakan hukum yang konsisten diyakini akan menjadi ukuran keseriusan negara dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memastikan seluruh pelaku usaha diperlakukan sama di hadapan hukum, tanpa pandang bulu.

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 266 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru