Festival Media se-Tanah Papua 2026 Resmi Ditutup, Pemprov Papua Tengah Tegaskan Pers Mitra Strategis Pembangunan

- Penulis

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:09

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Festival Media se-Tanah Papua 2026 yang berlangsung selama tiga hari, 13–15 Januari 2026, di kawasan Eks Bandara Lama Nabire, resmi ditutup oleh Staf Ahli Gubernur Papua Tengah Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum, Marthen Ukago, Kamis (15/1/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Marthen Ukago membacakan sambutan tertulis Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, SH, yang menyampaikan permohonan maaf karena Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah sedang menjalankan tugas kedinasan di luar daerah, sehingga penutupan festival diwakilkan kepada Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

“Dengan penuh tanggung jawab, kami menyampaikan sambutan sekaligus menutup secara resmi Festival Media se-Tanah Papua 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat peran pers sebagai mitra pembangunan,” ujar Marthen Ukago saat membacakan sambutan gubernur.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara penutupan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Papua Tengah, pimpinan organisasi pers, tokoh senior media, anggota DPR Papua Tengah dan Majelis Rakyat Papua (MRP), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh adat, tokoh agama, tokoh perempuan, pemuda, pelajar, mahasiswa, serta insan pers dari berbagai wilayah di Tanah Papua.

Dalam sambutannya, Gubernur Meki Nawipa menyampaikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Festival Media se-Tanah Papua yang menjadikan Nabire sebagai ruang pertemuan bagi insan pers untuk berdialog, bertukar gagasan, serta memperkuat kolaborasi lintas generasi dan lintas wilayah.

Menurutnya, festival tersebut menjadi bukti bahwa media di Papua tidak berjalan sendiri, tetapi tumbuh bersama masyarakat dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adat, kemanusiaan, dan tanggung jawab sosial.

Selama penyelenggaraan festival, berbagai isu strategis menjadi bahan diskusi, mulai dari jurnalisme damai, etika jurnalistik, hak asasi manusia, perlindungan lingkungan hidup, hingga tantangan media di era transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Baca Juga:  Lelang Aset Rampasan Tipikor: Kejari Nabire Kembalikan Rp452 Juta untuk Negara

Gubernur menegaskan bahwa insan pers memiliki posisi penting sebagai mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.

“Kritik yang jujur, data yang akurat, dan keberpihakan pada kepentingan publik merupakan fondasi bagi pemerintahan yang transparan, adil, dan demokratis,” kata Marthen Ukago mengutip pesan Gubernur Meki Nawipa.

Pada malam penutupan juga digelar Malam Anugerah Wartawan Papua dan Apresiasi Noken Pers, yang menurut gubernur bukan sekadar ajang pemberian penghargaan kepada individu, melainkan bentuk penghormatan terhadap profesi jurnalis sebagai penjaga demokrasi dan penyampai suara masyarakat.

“Jurnalisme adalah ruang bagi suara-suara yang kerap terpinggirkan. Di saat yang sama, profesi ini mengemban tanggung jawab moral untuk menjaga nurani publik,” lanjutnya.

Mengakhiri sambutannya, Gubernur Papua Tengah menyampaikan penghargaan kepada panitia pelaksana, Asosiasi Wartawan Papua (AWP), para senior pers, seluruh organisasi media, serta berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya Festival Media se-Tanah Papua 2026.

Ia berharap semangat yang dibangun selama festival tidak berhenti setelah kegiatan berakhir, tetapi terus hidup di ruang-ruang redaksi, di tengah masyarakat, hingga pelosok kampung di seluruh Tanah Papua.

“Wartawan boleh lelah, tetapi kebenaran tidak boleh berhenti. Kebenaran akan selalu menemukan jalannya ketika kita tetap berpegang pada integritas, profesionalisme, dan keberanian moral,” tutupnya. (*)

Berita Terkait

Dinkes Papua Tengah Perkuat Nakes Deiyai, Pengendalian Penyakit Menular Jadi Prioritas
Pimpinan PAPEDA News Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-48 untuk Rahim Misro
Mirago Jadi Sorotan, Satgas PKH Ditantang Bertindak Tegas terhadap Dugaan Tambang Emas Skala Besar
DPRK intan jaya meminta pihak dukcapil intan jaya segera mengatasi 40 pelajar yang mengalami kesulitan dalam sistem perekaman KTP dan KK
Dukung Program Gubernur, Dinkes Papua Tengah Gelar OJT di Paniai
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Meki Nawipa Undang Persipura ke Nabire Usai Gagal Promosi, Ini Alasannya
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 - 05:10

Gubernur Meki Nawipa ke KNPI: Jangan Jadi Penonton, Pemuda Harus Turun Tangan Bangun Papua Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Berita Terbaru