Nabire Papua Tengah Papedanews.com Politisi Partai Amanat Nasional (PAN) Papua Tengah yang juga berada di parlemen, Sony Bekies Kogoya, menegaskan bahwa partai pengusung gubernur dan wakil gubernur berkomitmen mengawal pemerintahan secara baik dan bertanggung jawab.
Saat di telpon awak media Papedanews bekies Sony Kogoya menyampaikan pernyataan tersebut sebagai respons atas kritik yang mengatasnamakan partai pengusul untuk menyerang pemerintah daerah.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami ini partai pengusung. Kami mengusung kandidat dan kami juga mengawal jalannya pemerintahan dengan baik. Jangan ada pihak yang baru masuk partai lalu seolah-olah berbicara atas nama partai pengusung untuk mengkritik pemerintah,” tegas politisi Partai PAN dalam sambungan telpon
Ia menilai pihak yang mengatasnamakan partai seharusnya memahami terlebih dahulu posisi dan dinamika internal organisasi. Terlebih, menurutnya, partai yang bersangkutan saat ini masih menghadapi persoalan dualisme kepemimpinan.
Sony menyarankan agar persoalan internal tersebut diselesaikan terlebih dahulu sebelum melontarkan kritik kepada pemerintah daerah.
“Lebih baik selesaikan dulu masalah internal partai. Jangan jadikan momentum politik untuk menyerang pemerintahan yang sedang bekerja,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pemerintahan Gubernur Papua Tengah saat ini masih berada pada tahap awal konsolidasi. Pemerintah sedang menata birokrasi, menyusun program prioritas, serta merancang kebijakan strategis di bidang pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Menurut Sony, kritik tetap merupakan bagian dari demokrasi. Namun, ia meminta semua pihak menjaga etika politik dan tidak membangun opini yang berpotensi memecah stabilitas daerah.
“Kami di parlemen tetap mengawal. Kalau ada kekurangan, kami sampaikan sesuai mekanisme. Tetapi jangan sampai kritik berubah menjadi upaya menjatuhkan,” katanya.
Sebagai politisi PAN Papua Tengah, ia mengajak seluruh elemen politik menjaga persatuan serta memberi kesempatan kepada pemerintah untuk bekerja secara optimal.



























