Nabire, Papua Tengah Papedanews.com Kapolres Nabire AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K. menyampaikan kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten/Kota Nabire terkait pengaturan lalu lintas dan pelaksanaan kegiatan menjelang malam pergantian tahun 2025 menuju 1 Januari 2026.
Ia menjelaskan bahwa rencana pengalihan arus lalu lintas pada 31 Desember 2025 yang semula dijadwalkan mulai pukul 17.00 WIT, mengalami penyesuaian waktu guna menghormati umat Kristiani yang sedang melaksanakan ibadah akhir tahun.
ADVERTISEMENT
.
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Untuk memberikan ruang yang khidmat bagi saudara-saudara kita umat Nasrani yang melaksanakan ibadah sejak pukul 17.00 WIT hingga ibadah kedua yang berakhir sekitar pukul 21.00 WIT, maka pengalihan arus lalu lintas baru akan kami laksanakan mulai pukul 21.30 WIT,” ujar Kapolres.
Pengalihan arus tersebut akan diberlakukan di sejumlah titik, antara lain pertigaan traffic light Pantai Maf serta pertigaan menuju arah Kota Lama.
Rekayasa lalu lintas ini diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga jam, disesuaikan dengan situasi dan antusiasme masyarakat pada malam pergantian tahun.
Kapolres menjelaskan bahwa pengalihan arus dilakukan untuk mendukung pelaksanaan doa lintas agama yang digagas Pemerintah Provinsi Papua Tengah bersama masyarakat dan dipusatkan di kawasan Pantai Nabire.
“Kegiatan doa lintas agama ini merupakan momentum untuk bersyukur atas perjalanan tahun 2025, sekaligus mendoakan situasi kamtibmas Papua Tengah ke depan serta mendoakan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah bencana di sejumlah daerah,” jelasnya.
Setelah doa lintas agama, kegiatan akan dilanjutkan dengan simbolis menyambut pergantian tahun. Masyarakat yang ingin mengikuti rangkaian kegiatan malam tahun baru dipersilakan hadir di Pantai Nabire, dengan pengaturan parkir kendaraan yang telah disiapkan di Bandara Lama.
Kapolres juga menegaskan agar seluruh aktivitas perayaan dilakukan di area pantai, bukan di badan jalan, demi menjaga keselamatan dan kelancaran lalu lintas.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Nabire juga menyampaikan sejumlah himbauan penting kepada masyarakat. Ia mengajak warga menjadikan malam pergantian tahun sebagai momentum evaluasi diri dan kebersamaan keluarga melalui kegiatan ibadah dan doa.
“Kami menghimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam pesta minuman keras maupun penyalahgunaan narkoba, karena hal tersebut sangat berpotensi menimbulkan kecelakaan dan membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan para pemuda untuk tidak melakukan balap liar maupun konvoi kendaraan, mengingat kondisi sejumlah ruas jalan yang masih dalam perbaikan dan berisiko tinggi terhadap keselamatan.
“Kami tidak ingin di awal tahun yang baru justru terjadi penyesalan akibat kecelakaan lalu lintas. Mari kita jaga diri kita dan sesama,” imbuhnya.
Kapolres Nabire mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban dengan bersinergi bersama aparat TNI-Polri, pemerintah daerah, serta para pemangku kepentingan lainnya.
“Dengan kebersamaan, kita berharap memasuki tahun 2026 dalam suasana aman, damai, dan penuh rasa syukur atas kehidupan dan kesehatan yang Tuhan berikan kepada kita semua,” tuturnya.
Terkait pengamanan malam tahun baru, Kapolres Nabire menambahkan bahwa aparat keamanan telah menyiapkan personel gabungan dalam jumlah besar.
“Berdasarkan hasil rapat koordinasi, kami menurunkan kurang lebih 670 personel gabungan, yang terdiri dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, serta elemen pendukung lainnya seperti Senkom, Orari, dan instansi terkait,” ungkapnya.
Personel tersebut akan disebar di titik-titik strategis untuk memastikan pelaksanaan doa lintas agama, perayaan malam tahun baru, serta aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Di akhir pernyataannya, Kapolres Nabire menyampaikan ucapan selamat menyongsong Tahun Baru 2026.
“Terima kasih atas perhatian dan kerja sama seluruh masyarakat. Tuhan memberkati kita sekalian. Selamat menyongsong Tahun Baru 1 Januari 2026,” pungkasnya.



























