Satu Unit Excavator Milik Grup YNS Melintas Kearah Karadiri, Diduga Kuat Digunakan Untuk Aktivitas Tambang Emas Ilegal

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 03:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire papedanews.com Sebelumnya Sempat di beritakan bahwa maraknya aktivitas penambangan Emas Ilegal di Kabupaten Nabire, Kali ini tim Media ini menemukan 1 unit alat berat excavator Milik Grup YNS yang berada di kampung Samabusa sedang di Roling menggunakan Mobil Tronton dan diduga kuat akan dikerahkan ke Area Wilayah pertambangan emas ilegal di wilayah Nabire. Kamis, (19/02/2026) sekitar Pukul 10.30 WIT.

Saat di konfirmasi, Salah satu warga yang tidak ingin namanya disebut dalam menyampaikan, bahwa 2 Unit excavator tersebut milik Pak YNS yang sebelumnya diketahui lama melakukan aktivitas penambangan Emas Ilegal di Wapoga (Ular Merah). Namun saat ini mereka akan melakukan penambangan Emas Ilegal di Karadiri wilayah kabupaten Nabire. “Ungkapnya.

 

“Lanjut warga tersebut mengungkapkan, Mereka berharap Agar media ini Segera melaporkan kepada pihak Aparat Penegak Hukum agar segerah menggagalkan Aktivitas grupnya YNS, agar tidak merusak alam papua dengan seenaknya untuk memperkaya hidup mereka dengan cara mencuri hasil alam yang ada dan membodohi warga pemilik hak ulayat dengan Iming iming pembayaran yang tidak sesuai dengan Hasil yang mereka keruk di tanah ini, “harap Warga yang tidak ingin namanya disebut.

 

Setelah menerima informasih dari Warga, Tim Media ini berencana untuk segera melaporkan kepada pihak APH bukti bukti yang ada untuk segerah di tindak lanjuti.

Berita Terkait

Dinkes Papua Tengah Perkuat Nakes Deiyai, Pengendalian Penyakit Menular Jadi Prioritas
Pimpinan PAPEDA News Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-48 untuk Rahim Misro
Mirago Jadi Sorotan, Satgas PKH Ditantang Bertindak Tegas terhadap Dugaan Tambang Emas Skala Besar
DPRK intan jaya meminta pihak dukcapil intan jaya segera mengatasi 40 pelajar yang mengalami kesulitan dalam sistem perekaman KTP dan KK
Dukung Program Gubernur, Dinkes Papua Tengah Gelar OJT di Paniai
Kepala Suku Besar Umari Terima Bantuan Ternak Babi, Dorong Kemandirian Ekonomi dan Pelestarian Nilai Adat
Meki Nawipa: Hasil Forum Strategis Papua Harus Diwujudkan dalam Aksi Nyata
Meki Nawipa Undang Persipura ke Nabire Usai Gagal Promosi, Ini Alasannya
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 01:57

Kapolres Nabire Kawal Perdamaian Topo–Sanoba, Minta Kedua Pihak Hindari Konflik Baru

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:44

Dari Makassar, Kapolres Nabire Klarifikasi Pemberitaan Petrus Gobay, Sebut Penangkapan Dilakukan Sabhara Polda”

Kamis, 8 Oktober 2026 - 11:45

Pastikan Hak OAP Masuk IPDN, MRP Papua Tengah Lakukan Verifikasi Faktual Dokumen Peserta

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:46

Ketua DPRK Nabire Jelaskan Wartawan Dikeluarkan dari RDP PT Kristalin: Rapat Bersifat Terbatas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:05

Wartawan Diminta Keluar dari RDP DPRK Nabire, Dasar Pertemuan Tertutup Dipertanyakan”.

Senin, 28 September 2026 - 07:44

DPO MM Masih Diburu, Polres Deiyai Kembali Amankan Senpi Rakitan dan 20 Amunisi”.

Rabu, 23 September 2026 - 12:44

Peluncuran Resmi Program Sekolah Sepanjang Hari di Kabupaten Puncak Jaya

Selasa, 22 September 2026 - 07:10

Pemprov Papua Tengah Perkuat Tata Kelola Dana Hibah dan Hasilkan Lima Rekomendasi Strategis

Berita Terbaru