BIADAP; penipuan mengatasnamakan kasi Intel kejaksaan Nabire

- Penulis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 22:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Masyarakat Kabupaten Nabire kembali dihebohkan dengan kasus penipuan bermodus mengatasnamakan pejabat kejaksaan negeri Nabire ( kasi Intel) Kali ini, nama kasi Intel kejaksaan Nabire Prilly momongan S.H dicatut oleh manusia tak bertanggung jawab untuk meminta uang kepada ketua DPRK Nabire dan Anggota DPRK Nabire

Korban dalam kasus ini, ibu ketua DPRK Nabire Nancy Karolin Worabay,S.Sos., M.Ip., mengaku menerima pesan singkat dan panggilan telepon dari seseorang yang mengaku sebagai kasi Intel kejaksaan Nabire. Dalam komunikasi tersebut, pelaku meminta uang tiket sebesar Rp 8 juta, dan mengarahkan korban untuk mentransfer dana ke rekening BCA mandiri atas nama Dara Agustina

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menanggapi hal ini, kasi Intel kejaksaan Nabire Prilly Momongan S.H secara tegas membantah keterlibatannya. Dalam klarifikasi kepada awak media papedanews memastikan bahwa permintaan tersebut adalah bentuk penipuan

 

Baca Juga:  Gubernur Papua Tengah Serahkan Bantuan Rp2 Miliar untuk Pembangunan Gereja di Kabupaten Puncak

Nomor yang digunakan pelaku, 081211136665 jelas bukan nomor saya. Saya tidak pernah sekalipun meminta uang dalam bentuk apa pun, terlebih kepada masyarakat, atau pejabat” tegas kasi Intel kepada wartawan, malam (13/10/2025).

 

Lebih lanjut, kasi Intel mengingatkan masyarakat untuk tidak mudah percaya terhadap permintaan yang mencurigakan, terutama yang dilakukan melalui nomor yang tidak dikenal. Ia menekankan pentingnya verifikasi atau konfirmasi langsung kepada pihak berwenang sebelum mengambil keputusan yang melibatkan uang atau informasi pribadi.

 

Tolong sampaikan ke teman-teman bahwa permintaan yang mengatasnamakan pejabat kejari nabire itu tidak betul dan apabila ada tolong konfirmasi ke kantor kejari nabire, atau hub. no kontak Hp. 081340395780

 

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Nabire untuk tetap waspada. Jangan mudah terprovokasi atau tertipu oleh oknum yang mengaku sebagai pejabat, apalagi kalau menyangkut uang,” pangkas nya

 

Berita Terkait

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?
Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah
Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat
Secangkir Kopi, Sejuta Inspirasi: Wartawan Nabire Bertukar Pikiran di Cafe DC
Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga
Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan
Berita ini 118 kali dibaca
Tag :

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Rabu, 2 September 2026 - 11:22

Soliditas ASN Dogiyai Kunci Sukses Penyambutan Gubernur Papua Tengah

Rabu, 2 September 2026 - 01:40

Kasus Skabies dan Pioderma Meningkat di Mewoluk, Dinkes Papua Tengah Turunkan Tim dan Kirim Obat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 11:27

Masyarakat Makimi Datangi DPR RI dan DPD RI, Minta Penertiban Satgas PKH Dievaluasi dan Tak Abaikan Ruang Hidup Warga

Jumat, 28 Agustus 2026 - 02:12

Meki Nawipa Taruh Masa Depan Papua Tengah di Pendidikan, Rp56 Miliar untuk Pengembangan Sekolah Papua Harapan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 12:26

Dinas Kesehatan Provinsi Papua Tengah Lakukan Monev Implementasi ILP pada 8 Puskesmas Lokus Provinsi Papua Tengah

Berita Terbaru