mengantisipasi potensi gangguan keamanan, Sebanyak 400 personel polres Nabire dikerahkan

- Penulis

Kamis, 11 September 2025 - 01:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire Papua Tengah papedanews.com Kapolres Nabire, AKBP Samuel D. Tatiratu, S.I.K., memberikan keterangan terkait aksi mimbar bebas yang digelar oleh gabungan mahasiswa dari beberapa universitas di Kabupaten Nabire serta sejumlah pelajar pada Kamis ( 11/9/2025 )

Dalam penyampaiannya, Kapolres menyebutkan bahwa aksi tersebut membawa dua agenda utama, yakni menyuarakan pembebasan empat tahanan politik (tapol) di Sorong serta penolakan terhadap segala bentuk investasi di Papua Tengah.

AKBP Samuel Tatiratu menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak melarang maupun membatasi penyampaian pendapat masyarakat. Namun, ia menjelaskan bahwa Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) tidak dapat diterbitkan karena terdapat beberapa kekurangan administrasi.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Surat pemberitahuan yang masuk dua hari lalu belum lengkap. Ada sekitar enam poin yang tidak dipenuhi, antara lain tidak menyertakan kartu identitas, tujuan kegiatan belum jelas, serta tidak mencantumkan jumlah peserta,” jelas Kapolres.

 

Meski demikian, aksi yang dimulai sejak pukul 07.30 WIT hingga pukul 10.00 WIT tersebut berlangsung aman dan tertib. Massa aksi juga berkomitmen untuk tidak mengganggu arus lalu lintas serta membatasi diri di dalam area yang sudah diberi tanda pembatas tali rafia.

Baca Juga:  GEMPAR !! Penemuan mayat seorang pria di jalan tapioka Nabire Papua Tengah Polisi melakukan Olah TKP

 

Kapolres juga menegaskan bahwa pihaknya menyiapkan pengamanan secara maksimal untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan. Sebanyak 400 personel dikerahkan, dengan pembagian 200 personel di sekitar lokasi Pasar Karang, serta 200 personel lainnya ditempatkan dalam pengamanan SISPAM kota di beberapa titik vital, termasuk RSUD, Kalibobo, DPRK, hingga patroli ke wilayah Adamat.

 

“Langkah ini kami ambil untuk mengantisipasi jangan sampai fokus penyampaian aspirasi di Pasar Karang ditunggangi pihak lain yang berusaha memunculkan titik-titik baru yang bisa berujung pada kericuhan,” ungkap Kapolres.

 

Ia pun berharap agar komitmen awal mahasiswa tetap dijaga hingga aksi selesai. “Kami siap membantu mengatur dan mengamankan. Yang penting jangan ada pihak lain yang menyusup dan membuat chaos. Prinsipnya kita jaga bersama situasi kondusif di Kabupaten Nabire,” tutup AKBP Samuel Tatiratu.

 

Berita Terkait

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”
Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf
Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH
Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan
Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas
Gubernur Papua Tengah Tegaskan Isu Penutupan Aktivitas Dagang di Pantai Nabire adalah Hoaks
Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa
Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah
Berita ini 59 kali dibaca

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 15:58

Wakil Ketua I DPRK Nabire Dukung Evaluasi 6 IUP Sawit, Satgas PKH Diminta Kawal Penertiban”

Jumat, 11 September 2026 - 13:57

Muhamad Irpan di Hadapan Dankorwil Satgas PKH Nabire: Saya Akui Kekeliruan dan Sampaikan Permohonan Maaf

Rabu, 9 September 2026 - 03:57

Tak Ingin Tanah Adat Jadi Konflik, DKP KINGMI Soroti Pemasangan Senplat Satgas PKH

Selasa, 8 September 2026 - 02:49

Gubernur Kunjungi Puskesmas Tenedagi Deiyai, Puji Semangat Pelayanan Tenaga Kesehatan

Senin, 7 September 2026 - 10:21

Koordinator BGN Nabire Klarifikasi Insiden Lantas di Kalibobo: Kendaraan Pribadi, Bukan Mobil Dinas

Jumat, 4 September 2026 - 14:10

Papan Satgas PKH Dicabut, Salib Merah dan Penanda Adat Berdiri di Siriwo–Dipa

Jumat, 4 September 2026 - 07:56

Pejabat Asal Deiyai Gelar Rapat Persiapan Penyambutan Kunker Gubernur Papua Tengah

Kamis, 3 September 2026 - 10:19

DPRPT Memanggil, Satgas PKH dan BIM Tak Datang: Ada Apa dengan Suara Rakyat Papua Tengah?

Berita Terbaru