Jelang Pergantian Tahun 2024-2025, Masyarakat Nabire, Antusias Beli Petasan

- Penulis

Selasa, 31 Desember 2024 - 08:17

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papedanews.com
31-12-2024 Desember Nabire Papua Tengah, Jelang pergantian tahun, penjual petasan marak menjajakan dagangannya di sepanjang Jalan tugu Patimura oyehe, kabupaten Nabire, provinsi Papua tengah.

Salah satu penjual, sarmini ( 40), mengungkapkan bahwa ia telah menjual petasan selama 4 tahun terakhir.
Sarmini mulai berjualan setiap 2 Minggu  menjelang pergantian tahun.

Di luar musim ini, ia bekerja sebagai penjual ikan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sarmini menawarkan berbagai jenis petasan, mulai dari berdasarkan jumlah ledakan, jenis ledakan, hingga ukuran.

“Ada petasan gasing, kembang api, lempar-lempar, korek-korek, luncur-luncur, petir-petir, dan petasan golden,” jelasnya.

Ada yang satu kali ledak, delapan kali, sepuluh kali, dua puluh lima kali, bahkan tiga puluh kali. Macam-macam,” tambah sarmini

Harga petasan yang dijual bervariasi, mulai dari Rp 5 ribu hingga Rp 2 juta

Baca Juga:  BPJS Ketenagakerjaan Nabire: Klaim RSUD Sudah Dibayar, Hak Nakes Tanggung Jawab Internal Rumah Sakit

“Yang paling murah itu Rp 5 ribu untuk petasan korek-korek, sedangkan yang paling mahal Rp 2 juta, untuk petasan dua ratus ledakan,” kata sarmini

Untuk memulai usahanya, sarmini mengaku mengeluarkan modal sekitar Rp. 40 juta hingga Rp 50 juta.
Namun, ia optimis dengan peluang keuntungannya.

Kalau rezeki bagus, saya bisa dapat untung hingga Rp 2 juta perhari lebih,” ungkapnya.

Setiap hari, sarmini mulai berjualan dari pukul 10 pagi hingga pukul 10 malam. Namun, khusus pada malam tahun baru, ia bisa melayani pembeli hingga pukul 3 dini hari.

Kalau malam puncak tahun baru, sampai jam tiga pagi masih ada pembeli,” tuturnya.

Muhamad Irpan

 

Berita Terkait

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi
Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah
Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire
LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai
PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak
Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman
Semarak HUT ke-81 RI, Kepala Suku Besar Woa Gerki Waibusi Gelar Berbagai Kegiatan di Nabire
Petrus Tekege Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah: “Konektivitas Adalah Kunci Pembangunan”
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:01

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ultimatum Petugas Bandara: Jangan sampe ada Perjualbelikan Tiket subsidi

Senin, 24 Agustus 2026 - 08:23

Tiket Turun Jadi Rp400 Ribu, Sony Bekies Kogoya Apresiasi Subsidi dari pemprov papua tengah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:54

Wakil Ketua III DPR Papua Tengah Ajak Pemimpin Introspeksi di Tengah Krisis Nabire

Rabu, 19 Agustus 2026 - 15:06

LMA Nabire Deklarasikan Persatuan Masyarakat Adat, Serukan Papua Tengah Aman dan Damai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 14:27

PLTS 30 kW Akan Terangi Dua Distrik di Kabupaten Puncak

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:42

Pemprov Papua Tengah Luncurkan Penerbangan Subsidi Layani Enam Rute Pedalaman

Senin, 17 Agustus 2026 - 12:01

Petrus Tekege Apresiasi Subsidi Penerbangan Pemprov Papua Tengah: “Konektivitas Adalah Kunci Pembangunan”

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:05

Wagub Papua Tengah Kenakan Busana Adat Lani di HUT RI ke-81, Pesan Persatuan dari Puncak Jaya

Berita Terbaru