BPJS Ketenagakerjaan Nabire: Klaim RSUD Sudah Dibayar, Hak Nakes Tanggung Jawab Internal Rumah Sakit

- Penulis

Selasa, 3 Juni 2025 - 17:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nabire, Papua Tengah papedanews.com Menanggapi aksi demonstrasi tenaga kesehatan (nakes) RSUD Nabire yang berlangsung pada 9 Mei 2025 di depan Kantor Kejaksaan Negeri Nabire, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Nabire menegaskan bahwa seluruh klaim yang diajukan oleh rumah sakit telah dibayarkan sesuai prosedur yang berlaku.

Dalam aksi tersebut, para nakes menuntut pembayaran hak-hak mereka yang dinilai belum dipenuhi oleh pihak manajemen RSUD Nabire. Salah satu poin yang disorot dalam aksi tersebut adalah klaim BPJS Ketenagakerjaan yang dianggap belum diterima secara penuh.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Nabire, Muslika, dalam keterangannya kepada media pada Senin, 2 Juni 2025, menyatakan bahwa pihaknya telah melaksanakan seluruh kewajiban pembayaran klaim yang diajukan oleh RSUD Nabire terkait peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami dari BPJS Ketenagakerjaan sudah membayarkan seluruh klaim dari RSUD Nabire. Semua klaim untuk pasien peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja telah kami transfer langsung ke rekening rumah sakit,” ujar Muslika.

Baca Juga:  Anggota DPRK Nabire PRISKILA DINA MISIRO S.PI" Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, Mohon Maaf Lahir Batin

Muslika juga menegaskan bahwa permasalahan terkait hak-hak tenaga kesehatan merupakan urusan internal RSUD Nabire dan bukan menjadi tanggung jawab BPJS Ketenagakerjaan.

“Terkait tuntutan tenaga kesehatan atas hak-haknya, itu sudah masuk dalam ranah manajemen internal rumah sakit. Kami tidak memiliki kewenangan dalam penyaluran dana ke individu tenaga kesehatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Muslika menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2024 hingga saat ini, seluruh tagihan dari RSUD Nabire yang masuk ke BPJS Ketenagakerjaan telah diproses dan dibayarkan tanpa penundaan.

“Setiap tagihan dari RSUD Nabire yang masuk ke kami langsung dibayarkan ke rekening rumah sakit. Bukti transfer juga sudah kami serahkan ke manajemen RSUD,” pungkasnya.

Dengan pernyataan ini, BPJS Ketenagakerjaan menegaskan komitmennya dalam menjalankan tugas sesuai regulasi, sembari menyerahkan sepenuhnya penyelesaian masalah hak nakes kepada manajemen RSUD Nabire.

Berita Terkait

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.
Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai
Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua
Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!
Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah
Kerusuhan di Stadion Papua Bangkit, Puluhan Kendaraan dan HP Anggota Polisi Dilaporkan Hilang dan Terbakar
Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal
Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire
Berita ini 138 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:07

Yosua Maiseni Laporkan Satu Warga Ditemukan Tim Pemerintah Intan Jaya Terkena Roket Udara di Kemlagupa, Intan Jaya.

Senin, 18 Mei 2026 - 18:59

Penolakan Masyarakat Mee terhadap Rencana Pemerintah Kabupaten DOB Baru Kabupaten Moni di Wilayah Paniai

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:20

Kedudukan KAPP Pusat Ditegaskan Tetap Berada di Provinsi Papua

Senin, 11 Mei 2026 - 14:36

Langgar Zonasi & UU Penataan Ruang, Karel Tabuni Tegur Keras APH: Jangan Menunggu Rusuh Baru Bertindak!

Sabtu, 9 Mei 2026 - 07:56

Wakil Ketua DPRK Nabire Bantu SD YPK Moor dan Serap Aspirasi Sekolah

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:50

Gubernur Papua Tengah Siap Tertibkan Kegiatan Tambang Ilegal

Senin, 4 Mei 2026 - 13:47

Resahkan Warga, Aksi Konvoi Kelulusan Pelajar Dihentikan Polres Nabire

Kamis, 30 April 2026 - 01:49

DPRK Nabire Gelar Rapat Dengar Pendapat Bahas Penertiban Togel dan Miras, Tokoh Adat hingga Gereja Desak Penindakan Tegas

Berita Terbaru